CILEGON, SSC – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon akan membentuk relawan tanggap darurat bencana di 8 kecamatan di Kota Cilegon. Pembentukan relawan tanggap darurat yang dibentuk, nantinya akan membantu tugas BPBD dalam menanggulagi bencana secara cepat di setiap kecamatan.

Kepala BPBD Cilegon, Rasmi Widyani mengatakan, pembentukan relawan di setiap kecamatan sangat dibutuhkan untuk membantu tugas BPBD jika terjadi bencana. Rencananya, sambung Rasmi, pihaknya akan merekrut 14 relawan tanggap darurat untuk ditempatkan di 8 kecamatan yang ada di Cilegon.

“Selama ini kan belum ada tuh relawan di masing-masing kecamatan. Kita upayakan  masing-masing kecamatan harus ada relawan tanggap bencana. Dibawah naungan BPBD Cilegon, nantinya 14 relawan dari 8 kecamatan bisa membantu kami (BPBD,red) bila terjadi bencana di masing-masing wilayah tersebut,” Ungkap Rasmi kepada wartawan, Senin (16/04/2018).
Dengan terbentuknya relawan disetiap kecamatan, Sambung Rasmi, upaya penanggulangan ketika terjadi bencana dapat diantisipasi sesegera mungkin. Sewaktu-waktu bilamana terjadi bencana, paparnya, relawan dapat turun langsung ke lokasi untuk membantu masyarakat terutama difokuskan pada korban yang terdampak paling pertama.

“Dengan sistem yang baru semua program pun harus jelas dan nyata. Jadi, salah satu program yang akan kita galakkan ini, bagaimana tim relawan di 8 kecamatan se-Kota Cilegon bisa terbentuk bilamana terjadinya bencana yang tidak bisa diatasi oleh BPBD langsung,” Paparnya.

Pihaknya berharap, tim reaksi cepat di setiap kecamatan dapat segera terbentuk di tahun 2018. Nantinya, baik pemerintah daerah maupun relawan dapat saling bekerjasama dan berperan aktif mengantisipasi bencana jika hal itu terjadi kepada masyarakat Cilegon. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here