Kondisi Pembangunan proyek Dermaga VII, Pelabuhan Merak, Cilegon, belum lama ini. (Foto dok)

CILEGON, SSC – Pembangunan Dermaga VII, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon sudah hampir selesai.  Diprediksi, satu dermaga tambahan dari enam dermaga yang ada di Pelabuhan Merak ini diprediksi akan dioperasikan pada akhir tahun 2018.

General Manajer PT ASDP Cabang Merak, Fahmi Alweni mengatakan, persoalan yang berkaitan dengan pembangunan dermaga VII sudah berangsur diselesaikan. Penyelesaian masalah seperti dengan TNI Angkatan Laut Banten yang akses kapal patroli tertutup akibat pembangunan dermaga VII, lanjutnya, tengah diselesaikan bertahap.

“Jadi kita sedang mempersiapkan MOU, kita akan rapat dengan mereka (TNI AL Banten), jembatan jettynya dan sebagainya. Jadi, sebenarnya itu bukan ganti rugi, hanya memberikan akses dan memperbaiki dermaga mereka yang hilang,kan itu aset negara. Nanti ada akses masuk.  Satu jika memang mengangkut alat-alat berat, nanti pintu kita siapkan. Kedua, gangway diatas, kita bangun dermaga langsung disitu,” ungkapnya, Rabu (14/11/2018).

Selain itu, ASDP juga menyelesaikan rencana pembelian lahan milik PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PT PCM) dan dua lahan milik perseorangan lainnya yang persis bersinggungan dengan Dermaga VII. Proses ini, kata Fahmi, telah diikat dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama atau Memorandum of Understanding (MOU) antara seluruh pihak.

“PCM kita proses pembelian, sudah MOU.  nilainya antara dia dengan kita dekatlah, appraisalnya. Untuk (lahan perseorangan milik) Suhartanto, itu diambil, PCM diambil, kemudian ada juga tanah ibu Dewi itu juga kemungkinan besar akan kita ambil,” terangnya.

Fahmi menyatakan, seluruh persoalan yang menyangkut lahan diharapkan dapat terselesaikan. Sehingga Dermaga VII yang siap dioperasikan dapat berjalan tanpa kendala.

“Kita belum tahu (estimasi waktu penyelesaian), tapi secara bertahaplah,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here