20.1 C
New York
Kamis, Juni 4, 2026
BerandaPeristiwaHentikan Penambangan Ilegal, Pemerintah Akan Keluarkan Perpres

Hentikan Penambangan Ilegal, Pemerintah Akan Keluarkan Perpres

-

LEBAK, SSC – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berkunjung ke lokasi bencana di Kabupaten Lebak, Kamis (30/1/2020). Orang nomor dua di Republik Indonesia ini datamg dengan di dampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.

Dalam kunjungan, Wapres Ma’ruf menyampaikan bahwa pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk menghentikan penambangan ilegal di Indonesia termasuk yang seperti terjadi di Kabupaten Lebak. Aktifitas pertambangan emas ilegal di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) harus ditutup. Pemerintah saat ini sedang menyusun langkah-langkah pasca penutupan aktifitas tambang.

“Nanti mungkin akan dikeluarkan Perpres penanganan pasca penambangan, penutupan tambang itu,” ujarnya Ma’ruf kepada kepada awak media.

Ma’ruf menyatakan, aktivitas penutupan pertambangan emas ilegal yang dilakukan pemerintah bukan hanya berlaku di Lebak saja namun juga di daerah-daerah lain di Indonesia. Karena aktifitas pertambangan sudah merusak alam dan pemakaian zat kimia merkuri mengurai emas dari batuan bisa menyebabkan pencemaran sungai dan menganggu kesehatan manusia.

“Penutupan tambang itu dan bukan hanya di daerah Lebak, tapi diseluruh Indonesia. Nanti akan ada rapat koordinasi di kantor Wapres untuk menindaklanjutinya,” ungkapnya.

Wapres dalam kunjungannya di Lebak juga melakukan penanaman pohon Jambu Jamaika atau Jambu Bol atau Syzygium malaccense di area gedung negara, Pemerintahan Kabupaten Lebak.

“Penanaman pohon untuk menahan, pemulihan kembali yang longsor dan penanganan pasca bencana,” tuturnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -DEWAN 2