Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta saat meninjau salah satu pelaku UKM pembuatan sendal hotel di Grogol. Foto : Dokumentasi Sanuji Pentamarta

CILEGON, SSC – Pandemi yang sampai saat ini belum berakhir membuat usaha mikro kecil menengah (UKM) di Kota Cilegon terpuruk. Sementara pasalnya Pemerintah Kota Cilegon sendiri belum bisa membantu optimal karena keterbatasan anggaran.

Dengan kondisi tersebut, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengharapkan agar industri dapat menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu UMKM bisa bangkit.

“Perusahaan/industri ini kan punya CSR, sudah saatnya mereka bantu dan dukung pelaku UMKM. CSR yang mereka miliki harus segera disalurkan segera,” kata Sanuji kepada awak media belum lama ini.

Selama ini, kata Sanuji, kontribusi industri/perusahaan yang ada di Cilegon sudah cukup luar biasa membantu pemerintah dalam menyalurkan bantuannya. Seperti membantu tabung oksigen, hepafiter, masker, tempat tidur dan pengelolaan sampah.

Baca juga  Demo Hari Tani, Mahasiswa Cilegon Soroti Lahan Pertanian Menyusut Akibat Industri

Namun Politisi PKS ini sangat mengharapkan, industri bisa terlibat aktif dalam membantu pengembangan usaha pelaku UMKM.

“Jadi nanti kita akan minta agar polanya tidak lagi berbentuk oksigen dan masker maupun yang lain. Tetapi, industri ini bisa membantu UMKM kita dengan memberikan CSR-nya untuk para pelaku UMKM,” ujarnya.

“CSR bisa melatih UKM diberbagai daerah sehingga bisa mampu lebih mengembangkan usahanya,” terangnya.

Ia berharap, dukungan dan bantuan CSR dari industri dapat meringankan beban UMKM di tengah kondisi pademi Covid-19. (Ully/Red)