Kondisi Los Basah di Pasar Kranggot yang atapnya mengalami bocor saat turun hujan, Jumat (19/1/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – UPT Pasar Kranggot, Kota Cilegon, Rogayah akhirnya buka suara soal kondisi di los basah hingga ruko milik pedagang yang kebanjiran saat hujan deras sejak Kamis (18/1/2024) hingga Jumat (19/1/2024) siang tadi.

Kepala UPT Pasar Kranggot, Rogayah tak menampik jika kondisi di los basah terjadi banjir akibat talang air yang jebol dan rapuh. Pasalnya, sampai saat ini talang air di bagian los basah tersebut belum ada perbaikan mengingat keterbatasan anggaran.

“Sudah sejak 2022 lalu kondisi seperti ini. Pernah diperbaiki pada Oktober 2023 lalu, tapi hanya dibangian lain. Sementara di los basah belum diperbaiki. Semenjak saya masuk bersama Pak Dani (Kepala UPT Kranggot) sebelumnya pun sudah mengajukan ke Disperindag untuk diperbaiki,” kata Rogayah kepada Selatsunda.com, Jumat (19/1/2024).

Baca juga  Penyelundupan Benih Lobster Diungkap Lanal Banten, 77 Ribu Ekor Diamankan

Rogayah menambahkan, pada tahap pertama, perbaikan yang sudah dilakukan di Pasar Kranggot hanya meliputi di bagian sami basah (penjual daging dan ayam potong) serta blok lain. Sementara, di los basah sudah pernah diajukan oleh UPT Pasar Kranggot.

“Saya sudah koordinasi dengan Bu Kadis (Andriyanti) rencananya ada lanjutan pemeliharaan,” ujar Rogayah.

Masih kata Rogayah, saat ini total pedagang yang berada di los basah ada sebanyak 144 pedagang sedangkan untuk semi basah ada sebanyak 144 pedagang.

“Total pedagang ada sebanyak 288 pedagang yang ada di los,” pungkas Rogayah. (Ully/Red)