Walikota Cilegon, Edi Ariadi diwawancara soal jabatan Direktur dan Komut PT PCM yang masih kosong, Selasa (22/10/2019). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon dengan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) bersepakat membentuk tim dalam menyusun regulasi perekrutan Direktur SDM dan Keuangan dan Komisaris Utama (Komut) yang jabatannya saat ini di PCM, kosong. Salah satu tugas tim mempercepat segala regulasi dan menyusun aturan main pengisian calon peserta yang layak duduk di dua jabatan tersebut.

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, tim yang dibentuk akan diketuai oleh dirinya. Tim juga akan melibatkan sejumlah pejabat lain baik Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati, Direktur Utama (Dirut) PCM Arief Rivai Madawi, Sekda Cilegon Sari Suryati, Staf Ahli Bidang Hukum Bambang Hariyo Bintan, serta Komisaris PT PCM Abdul Hakim Lubis.

“Jadi tugas dari tim ini, memastikan semua regulasi pencarian dua jabatan benar-benar telah memenuhi regulasi terkait perekrutan pejabat di Lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini,” kata Edi saat ditemui wartawan usai rapat tertutup persiapan rapat RUPS untuk pengisian kekosongan jabatan komisaris utama dan direktur keuangan dan SDM PCM saat di salah satu rumah makan di Cilegon,” Selasa (21/10/2019)

Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh tim, kata dia, menyangkut aturan main perekrutan Direktur dan Komut. Perekrutannya harus mengikuti aturan yang berlaku.

“Sebenarnya ada dua pilihan yang bisa diambil dalam keputusan ini. Pertama, apakah menggunakan PP 54 (Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD), atau Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri No 37 tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah). Mau pakai yang mana, aturan yang lama atau yang baru,” jelasnya.

Untuk mempercepat perekrutan, tim akan melakukan konsultasi dan meminta arahan ke Kemendagri. Ia berharap, RUPS tentang pengisian jabatan tersebut sudah dapat dibahas pekan depan.

“Di sana (Kemendagri) kita minta arahan dan petunjuk aturan mana yang bisa gunakan oleh PT PCM dalam hal pengisian jabatan Direktur SDM dan Keuangan, serta Komut. Nanti kami ke Kemendagri untuk konsultasi. Kalau keinginan saya, Insya Allah RUPS-nya pekan depan,” tuturnya.

Sementara itu, Dirut PT PCM Arief Rivai Madawi mengatakan, langkah perekrutan sudah mulai disiapkan. Salah satunya menetapkan kriteria untuk calon kandidat. Agar tidak berseberangan aturan, pihaknya akan terlebih dahulu mengkonsultasikan ke Kemendagri.

“Kalau dalam aturannya sih, kriteria yang dibutuhkan seperti menguasai managerial, tidak bermasalah di perusahaan sebelumnya, gelar minimal S1, dan lain-lain. Kami tidak mengkhususkan si pelamar nanti berasal dari orang kepelabuhanan, umum saja,” ucapnya.

Arief memprediksi RUPS membahas penentapan jabatan belum dapat dilakanakan pada pekan depan seperti yang disampaikan Walikota. RUPS bisa dipersiapkan tiga minggu ke depan. Hal itu belum dapat cepat dilakukan mengingat pihaknya mempertimbangan situasi nasional.

“Kami harus menunggu menteri definitif dulu. Kalau konsultasi sekarang, takutnya tiba-tiba ada perubahan aturan,” katanya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here