Maesaroh saat menerima bantuan pada Oktober 2017 lalu dari Bupati Pandeglang (Foto Dok Humas Pemkab Pandeglang)

PANDEGLANG, SSC – Janji Bupati Pandeglang untuk memberikan beasiswa kuliah kepada Maesaroh, Atlet Lompat Jangkit asal Kecamatan Patia ternyata belum terelalisasi. Padahal janji tersebut sudah disampaikan semenjak 25 Oktober 2017 lalu saat Maesaroh menjuarai kejuaraan Pekan Olahraga Mahasiswa (Pomnas) 2017 dan peraih mendali lompat Jangkit Asian School Game (ASG) di Singapore. Diketahui saat ini, Maesaroh kembali akan memperjuangkan nama daerah Pandeglang mewakili Indonesia dievent Asian Games 2018.

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa itu malah menyebut, biaya kuliahnya malah ditanggung oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banten.

“Bantuan untuk biaya kuliah yang dijanjikan, sampai sekarang belum ada. Saat ini masih dibiayai sama PASI Banten,” kata Maesaroh saat dikonfirmasi, Rabu (01/8/2018).

Hingga saat ini, kata Maesaroh, Pemkab Pandeglang juga belum memberikan dukungan ketika dirinya turut dalam even Asian Games di Jakarta dan Palembang mewakili Indonesia. Adapun bentuk apresiasi hanya diberikan Bupati Pandeglang pada saat bulan Oktober 2017 lalu.

“Dukungan dari Pemerintah Daerah belum ada, paling hanya untuk uang jajan saja,” katanya.

Sementara itu Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku telah memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta tahun lalu. Meskipun hanya memberikan bantuan bersifat pribadi namun Irna mengklaim jika dirinya juga kerap memberikan dukungan langsung ke Maesaroh lewat pesan singkat whatsapp.

“Dulu kami hanya bantu sebesar Rp 5 juta, ibu juga sering memberikan semangat. Saat latihan ibu sering WhatsApp dia untuk memberikan dukungan,” klaim Irna

Irna berjanji, akan mencarikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang ada di Pandeglang untuk membantu biaya beasiswa Maesaroh. Hal tersebut dilakukan lantaran di dinas terkait mengalokasikan anggaran beasiswa untuk atlet berprestasi.

“Nanti kita carikan CSR karena lewat dinas kita engga bisa, sekarang itu agak ribet,” bebernya. (Azis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here