CILEGON, SSC – Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir untuk memeriahkan perayaan HUT PB Al Khairiyah ke-93 tahun di Pondok Pesantren Al Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (11/5/2018).

Wakil ketua PB Al Khairiyah, Alwiyan mengungkapkan, tujuan kehadiran Presiden ke-7 ke PB Al Khairiyah dalam rangka bersilaturahmi dengan 1.000 ulama se-Banten sekaligus melakukan ceramah keagamaan.

“Agendanya Pak Jokowi jam 12.00 WIB akan bersama-sama melakukan sholat Jumat berjamaah sekaligus ceramah dihadapan para ulama se-Banten. Usai sholat Jumat bersama, Pak Jokowi jug akan melakukan dialog terbuka  di sini,” kata Alwiyan saat dihubungi melalui sambungan telepon selurernya, Kamis (10/5/2018).

Alwiyan mengungkapkan, diperkirakan tamu undangan yang bakal memadati Harlah PB Al Khairiyah, yakni, semua pengurus besar Al Khairiyah, pengurus cabang PB Al Khairiyah, dan 1.200 ulama se-Banten.

“Kalau dilihat dari undangan yang telah kita sebar, ada sekitar 4.000 undangan yang dipastikan akan datang ke acara ini,” ungkapnya.

Ditanya banyaknya animo masyarakat tinggi ke acara yang digelar Al Khairiyah, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Banten untuk membantu pengamanan di sekitar ponpes.

“Kalau kita hanya pendukung saja. Sementara, sudah ada pihak Paspampres yang mengatur keamanan pak presiden,” katanya seraya meminta permohonan maaf kepada pengguna jalan yang terganggu dengan kegiatan Harlah PB Al-Khairiyah.

Senada dengan Alwiyan, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah Ali Mujahidin menegaskan, kedatangan Presiden Jokowi di Al Khairiyah bukan persoalan politik melainkan meminta doa untuk kemajuan dan perkembangan civitas pendidikan serta keselamatan bangsa.

“Saat ini perkembangan Al Khairiyah cukup maju, apalagi Universitas Al Khairiyah tengah kami bangun. Dengan demikian, tidak salah kami meminta restu kepada para ulama yang akan hadir,” pungkasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here