Kepala BPBD Pandeglang, Asep Rahmat saat diwawancarai (Foto Abdul Aziz/Selatsunda.com)

PANDEGLANG, SSC – Memasuki musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mewaspadai potensi kebakaran  terhadap permukiman warga ketimbang kawasan hutan.

Kepala BPBD Pandeglang, Asep Rahmat mengatakan,  potensi yang paling rawan memicu kebakaran saat musim kemarau adalah kawasan padat pemukiman warga. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknya bangunan yang semi permanen, sehingga ketika ada percikan api mudah sekali terbakar.

“Kebakaran sudah terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang. Memang di Panimbang ini pemukimannya sudah lumayan padat dan kebetulan rumah tersebut semi permanen,” kata Asep Rahmat kepada selatsunda.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/7/2018).

Sekalipun jumlah kebakaran yang tercatat pada musim kemarau ini tidak begitu signifikan,  sambungnya, BPBD tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Memang belum signifikan, tapi kita tetap waspada selama 24 jam,” imbuhnya.

Disinggung terkait potensi kebakaran lainnya, kata Asep, kebakaran hutan patut juga diwaspadai.  Namun, saat ini tidak terdapat adanya kejadian berdasarkan hasil pemantauan anggota BPBD Pandeglang di lapangan.

“Kalau untuk hutan dari hasil pemantauan dan laporan dari masyarakat belum ada yang berpotensi,” bebernya. (Azis/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here