Foto Ilustrasi Partai Politik (Sumber Tribunnews.com)

CILEGON, SSC – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cilegon mengusulkan untuk menaikan dana bantuan untuk partai politik di Kota Cilegon. Hal ini sehubungan dengan jumlah kursi anggota DPRD pada periode 2019-2024 yang bertambah. Sebelumnya kursi anggota DPRD pada periode 2014-2019 berjumlah 35 orang, kini bertambah  5 kursi atau naik menjadi 40 kursi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Cilegon, Soeparman mengatakan, rencana penambahan anggaran tersebut disesuaikan pihaknya setelah membahasnya dengan parpol di Cilegon.

“Tahun lalu kan bantuan anggaran untuk parpol hanya Rp 700 juta. Nanti, pada pemilu 2020 kemungkinan akan naik hingga Rp 1 Miliar. Kenaikan dana parpol ini sudah lama dibicarakan oleh semua parpol yang ada di Kota Cilegon,” ujarnya kepada Selatsunda.com, Rabu (10/7/2019).

Pembahasan bantuan parpol ini, kata dia, sudah menyesuaikan dengan jumlah kursi dewan yang lolos pada pileg lalu. Nantinya, pengajuan tersebut akan dibahas dalam rapat gabungan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019.

“Kita akan lihat suara mana yang terbesar. Karena masing-masing suara nominalnya berbeda-beda. Untuk satu suara diberi harga Rp 4.600. Jadi kurang lebih satu kursi itu Rp 27 juta,” terangnya.

Dia menuturkan, bila dilihat dari Pilkada tahun lalu, Partai Golkar selalu mendapatkan bantuan anggaran yang tinggi. Lantaran, jumlah suara sah Golkar masih berada paling atas.

“Partai Golkar selalu menjadi partai dominan dengan angagran yang besar,” tuturnya. (Ully/Red)

Komnetar anda tentang berita diatas?