CILEGON, SSC – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Cilegon mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Cilegon, Erick Rebiin, Sabtu (27/7/2019) mengatakan, penggunaan kantong plastik dianggap berbahaya terhadap lingkungan. Untuk mengurangi penggunaannya, kata Erick, kantong plastik bisa diganti dengan bahan ramah lingkungan baik seperti besek dari bambu atau penggunaan keranjang belanja.

“Persoalan kantong plastik ini sudah sangat memprihatinkan. Efeknya akan panjang jika pemerintah tidak menangani hal ini. Pemkot Cilegon harus bersikap lebih tegas dengan penggunaan kantong plastik ini,” kata Erick di konfirmasi.

Dijelaskan Erick, penggunaan bambu atau keranjang belanja sebagai penganti kantong plastik jauh lebih ramah lingkungan. Hal ini bisa ditiru dari Pemerintah Provinsi Bali yang telah memulai untuk mengurangi penggunaan plastik.

“Kalau di Bali bisa menetapkan keranjang belanja dan bambu, kenapa di Cilegon tidak bisa. Saya berharap, penggunaan keranjang belanja dan bambu ini benar-benar bisa di terapkan di sini (Kota Cilegon,red),” tuturnya.

Erick yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Cilegon mengutarakan, penggunaan kantong plastik yang berlebihan bisa berdampak luas. Seperti, keberadaan sampah kantong plastik yang kerap dibuang sembarangan ke sungai. Hal ini, kata dia, secara otomatis berimbas pada pencemaran di laut hingga kerusakan ekosistem laut. Untuk itu perlu adanya kerjasama antara Pemkot Cilegon dengan masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik ini.

Kedepan, kata dia, DPRD Cilegon akan meminta Pemkot Cilegon untuk mengatur pengawasan tentang plastik lewat payung hukum peraturan daerah.

“Di dalam perda ini harus ditekankan bagi semua supermarket, pusat perbelanjaan maupun pasar untuk tidak menggunakan kantong plastik. Bila perlu, perlu adanya saksi tegas bagi siapapun yang melanggar perda ini,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here