CILEGON, SSC – Anggota Terpilih DPRD Kota Cilegon periode 2019-2024 wajib menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon. Apabila ada yang tidak memenuhi maka KPU tidak akan mengusulkan untuk dilantik.

Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi, Sabtu (27/7/2019) mengatakan, penyampaian LHKPN wajib dipenuhi anggota terpilih DPRD selama 7 hari sejak penetapan. Saat ini, rapat pleno penetapan masih menunggu hasil resmi sidang Mahkamah Konstitusi yang rencananya akan dibacakan pada tanggal 6 sampai 9 Agustus 2019.

“Kita masih menunggu hasil putusan MK. Nanti setelah diputuskan, kita jadwalkan pleno penetapan. Pasca penetapan, mereka sudah menyampaikan LHKPN, itu harus dilaporkan. Limitasi waktunya 7 hari. Kalau tidak memenuhi itu, tidak diusulkan untuk dilantik,” ujarnya.

Baca : Penetapan Anggota DPRD Cilegon Terpilih Tunggu Putusan MK

Sementara, Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Cilegon, Sehabudin menambahkan, penyampaian LHKPN merupakan syarat wajib yang harus dipenuhi pejabat negara tanpa terkecuali anggota terpilih DPRD. Pemenuhannya telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 5 tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum. Jika tidak dipenuhi, kata dia, maka akan merugikan anggota terpilih DPRD itu sendiri.

Baca juga : Ini Nama 40 Caleg yang Diprediksi Melenggang ke DPRD Cilegon

“Jadi nanti tidak akan diusulkan bagi yang bersangkutan yang tidak menyampaikan LHKPN. Terlepas kalau dia tidak menyerahkan, resiko bagi yang bersangkutan.jadi menurut kita itu wajib, kalau tidak diserahkan, nanti di-pending,” ungkapnya.

Dalam aturan tersebut, kata Sehabudin, anggota terpilih yang nantinya telah diputuskan KPU Cilegon pasca penetapan harus menyerahkan tanda terima LHKPN. Maka dari itu, pihaknya menghimbau agar dapat memenuhi kewajiban tersebut.

“Biasanya itu diinput internet, setelah LHKPN, KPK, ada surat kuasa muncul dan ditandatangani yang bersangkutan. Nanti surat dikirim ke KPK, surat kuasanya yang kopiannya diserahkan kepada kita (KPU Cilegon) sebagai tembusan,” harapnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here