GM ASDP Merak, Fahmi Alweni menunjukan dua kartu Cashless di Pelabuhan Merak, Cilegon, Senin (13/8/2018). Foto Ronald Siagian/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Untuk mempercepat pembayaran transaksi penyeberangan di Pelabuhan Merak – Bakauheni, PT ASDP memberlakukan pembayaran dengan menggunakan kartu non tunai (Cashless). Adapun pemberlakukan transaksi ini menggaet 4 Bank yakni BRI, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara dan BNI 46.Transaksi yang juga diterapkan di Penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk ini akan diberlakukan mulai Rabu, 15 Agustus 2018.

General Manajer PT ASDP Cabang Merak, Fahmi Alweni mengatakan, penerapan pembayaran dengan transaksi cashless ini dimaksudkan untuk mempermudah layanan pembayaran bagi penumpang yang menyeberang. Penumpang diberikan pilihan membayar transaksi dengan uang elektronik.

“Terhitung per tanggal 15 Agustus besok, kita memberlakukan sistem cashless atau non tunai. Kita kerjasama dengan 4 bank baik Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri dan BTN. Kita sudah lakukan uji coba beberapa hari, Transaksinya itu berkisar 30 sampai 35 detik,” ungkap Fahmi di Pelabuhan Merak, Cilegon, Senin (13/8/2018).

Penerapan kartu tap ini, kata GM, diberlakukan bagi penumpang pejalan kaki, penumpang kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Sementara kendaraan truk bermuatan masih dalam proses tahapan untuk diberlakukan.

“Untuk kendaraan truk ini, next. Kemarin juga kita panggil teman-teman dari pengurus truk untuk sosialisasi kepada mereka. Mereka sangat pun mendukung dan support untuk melakukan perubahan,” paparnya.

Untuk mendapatkan kartu tap itu, kata GM, penumpang dapat membeli dan mengisi di 4 Bank yang tersedia. Sekalipun telah memberlakukan sistem Cashless ini, kata Fahmi, transaksi pembayaran tunai tetap dilayani.

“Kita nanti akan lakukan penjualan di top up juga pelabuhan disini, disisi loket, ada tiga tempat untuk pembelian kartu. Dan top up juga di loket kendaraan. Untuk Kendaraan roda roda empat kita siapkan dua jalur kuning seperti GTO, di tolgate 5 dan 6. Sementara untuk tunai tetap dilayani,” paparnya.

Fahmi berharap, sistem pembayaran dengan metode nontunai ini dapat memudahkan pelayanan kepada penumpang. Waktu pelayanan dapat dipersingkat dan penumpang ketika terjadi lonjakan dapat diminimalisir.

“Saya rasa akan lebih cepat, karena tidak ada pengembalian uang. Karena dengan sistem lama itu, ada pengembalian uang,” pungkasnya (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here