20.1 C
New York
Kamis, Desember 11, 2025
BerandaPemerintahanKonstribusi Pajak Sarang Burung Walet di Pandeglang Masih Minim

Konstribusi Pajak Sarang Burung Walet di Pandeglang Masih Minim

-

PANDEGLANG, SSC – Konstribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor  pajak Sarang Burung Walet di Kabupaten Pandeglang masih tergolong minim.

Kepala Bidang Pendaftaran Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang, Wawam Setiawan mengatakan, pihaknya mencatat terdapat 9 perusahaan yang berusaha di sektor sarang burung walet. Hingga bulan Agustus ini, kata Wawan, pendapatan sarang walet mencapai 17 persen atau sebesar Rp 1 juta. Nilai itu masih jauh dari target tahun 2018 yang ditetapkan sebesar Rp 5,6 juta.

“Tahun ini ada pelaporan 2 WP (Wajib Pajak) sebesar masing-masing Rp500 ribu. Baru kemarin membayarkan,” kata Wawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/8/2018).

Wawan mengaku, upaya untuk menggenjot PAD itu sudah dilakukan sejak tahun 2015 hanya saja masih sulit dicapai. Hal itu disebabkan banyak pemilik yang tinggal di luar daerah. Ditambah banyak pula yang tidak berproduksi akibat harga jual yang rendah.

“Sebagian besar sudah melaporkan karena tidak berproduksi. Ini baru dua wajib pajak yang melaporkan, karena harga jual mulai membaik,” ucap Wawan.

Untuk diketahui, PAD hingga bulan agustus dari 8 objek pajak daerah mencapai Rp 23.69 miliar, atau 62.55 persen. 56 persen diantaranya diperoleh dari pajak hotel dengan target Rp 3.7 miliar. Jumlah itu berasal dari 54 wajib pajak. Sementara pajak restoran mencapai 66 persen dari 103 wajib pajak dengan capaian Rp 1.98 miliar. Selain itu, pajak hiburan tercapai sebesar Rp 15 juta dari target Rp 88 juta.

“Pajak Penerangan Jalan (PPJ) mencapai Rp 7.4 miliar dari Rp12 miliar. Lalu pajak Parkir sudah diperoleh senilai Rp 68 juta rupiah dari target Rp138 juta. Pajak sarang burung walet mencapai Rp1 juta dari Rp5.6 juta. Pajak Mineral Batuan Bukan Logam mencapai Rp156 juta dari angka Rp 423 juta tahun 2018. Adapun BPHTB sudah tercapai Rp3.6 miliar atau 83 persen dari total Rp4.5 miliar,” beber Wawan.(Azis/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -