Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa turun langsung mengecek pengosongan tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (21/10/2021). Foto Ronald/Selatsunda.com

SERANG, SSC – Pemerintah Kabupaten Serang kembali menertibkan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (21/10/2021). THM ditertibkan lantaran masih bandel beroperasi.

Penertiban ini dipimpin langsung oleh
Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa sekitar pukul 10.00 WIB. Ia didampingi Satpol PP, Polres Serang Kota dan TNI. Saat penertiban, petugas mendapati botol minuman keras (miras). Petugas dalam penertiban juga menemukan kondom.

Sedikitnya ada 11 lokasi THM yang disegel dan disita peralatannya oleh petugas gabungan. Akan temuan-temuan tersebut, Wabup Pandji langsung mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar PLN mencabut jaringan listrik THM.

“Ada kondom ada minuman keras. Saya jadi khawatir ditemukannya kondom ini orang banyak menduga selain tempat hiburan malam ini tempat juga tempat prostitusi. Kami akan minta kepada PLN listrik segera mencabut jaringan listriknya,” ujar Pandji di lokasi.

Baca juga  Tembok Penahan Tanah di Cupas Kulon Grogol Ambrol

Pandji menuturkan, meski sudah sering kali diperingati agar menutup usahanya hingga
izin mendirikan bangunan (IMB) telah dicabut namun THM tetap membandel.
Bahkan sebelumnya pada Kemarin, Rabu (20/10/2021) masih ada THM yang beroperasi dengan membuka live music, DJ Musik hingga membuka ruangan karaoke.

“Kami sudah berikan beberapa kali peringatan, termasuk sudah kami cabut izin bangunannya, kemudian kami perintahkan juga pengosongan, namun mereka masih membandel, malah informasinya masih ada yang beroperasi tadi malam,” terangnya.

Ia menegaskan, bilamana langkah yang dilakukan ini masih tidak digubris maka Pemkab Serang akan mengambil tindakan tegas dengan membongkar paksa bangunan THM.

“Kalau sudah kami lakukan pengosongan seperti ini kemudian mereka masih berpotensi, maka langkah terakhir yang kami lakukan kami akan doser. Kami akan bongkar dengan paksa. Saya akan turunkan buldoser ke tempat ini kalau seandainya masih membandel,” tegasnya. (Ronald/Red)