Kegiatan serah terima bantuan industri melalui CCSR di Graha Sucofindo, Kamis (2/9/2021). Hadir dalam kegiatan, Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta. Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Wakil Walikota Cilegon, Sanuji Pentamarta mengaku akan lebih menjalin sinergitas antara Pemkot Cilegon dengan lembaga Cilegon Corporate Social Responsibility (CCSR) terkait pengelolaan CSR perusahaan.

Sanuji mengakui, selama ini masih ada mis komunikasi. Namun baik Pemkot dan CCSR mempunyai peran yang sama. Yakni sama-sama sebagai wadah yang bisa mengelola dana CSR industri/perusahaan untuk kepentingan masyarakat.

Agar fungsinya sama-sama berjalan baik, Sanuji akan berkoordinasi dengan Walikota Cilegon, Helldy Agustian untuk membahas lebih lanjut.

“Insya Allah kedepan bisa kita perbaiki. Ada mis komunikasi diantara kita (pemerintah) dengan CCSR selama ini. Dan musti disikapi dengan lapang dada,” kata Sanuji kepada Selatsunda.com saat menghadiri acara serah terima bantuan industri melalui CCSR di Graha Sucofindo, Kamis (2/9/2021).

Baca juga  Realisasikan Bunkering, Krakatau International Port Lengkapi Pelayanan Kapal di Selat Sunda

Pada prinsipnya, kata Sanuji, Pemkot
melalui OPD ataupun pihak lain mengajukan bantuan CSR kepada industri/perusahaan mempunyai semangat yang sama. Yakni sama-sama ingin membantu masyarakat terutama ditengah situasi pandemi Covid-19 yang masih terjadi sampai saat ini.

“Saat ini kan kondisinya pademi Covid-19, jadi semua orang ingin sama-sama bekerja,” ujarnya.

Sementara, Ketua CCSR Kota Cilegon, Huluful Fahmi mengaku, persoalan ini hanya masalah teknis dan harus secepatnya di selesaikan antara pemerintah dengan CCSR.

“Ini hanya persoalan teknis saja buat saya. Kalau OPD mengajukan langsung bantuan ke industri karena kebutuhannya mendesak. Hari ini saja, suatu bentuk sinergitas antara CCSR dengan Pemkot Cilegon,”’pungkasnya. (Ully/Red)