CILEGON, SSC – Program Prioritas kerja Rencana Pembangunan Janka Menenggah Daerah (RPJMD) Kota Cilegon 2016-2021 melenceng dari target yang telah ditentukan. Dari 16 program RPJMD yang ada, Pemkot Cilegon baru menyelesaikan 9 program. Sementara, 7 program prioritas lainnya masih belum tuntas.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat gabungan antara Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) bersama dengan LKPJ DPRD Cilegon dalam pembahasan LKPJ Walikota tahun 2018 di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Wakil Ketua LKPJ, Rahmatulllah menyatakan,  masih ada OPD yang menurutnya belum dapat menuntaskan RPJMD. Bebrapa diantaranya mengenai pembangunan jalan lingkar utara, peningkatan dan pengembangan jalan, pembangunan tandon, pengembangan balai latihan kerja.

Selanjutnya, Sarana angkutan umum massal (SAUM) dan kantong parkir, kawasan pertanian terpadu (KPT) dan pembangunan rumah sakit tipe D.

“RPJMD 2016-2021 banyak tidak terselesaikan oleh semua OPD. Semestinya kepala OPD harus mampu merealisasi apa yang sudah menjadi kebijakan walikota dan wakil walikota tersbut,” kata Rahmatullah kepada Selatsunda.com dikonfirmasi.

Lanjut Politisi Partai Demokrat meminta untuk dapat menyelesaikan target RPJMD. Pihaknya memandang Pemkot Cilegon perlu merevisi RPJMD yang ada hingga 2021 mendatang. Revisi ini dilakukan agar target yang diinginkan dapat teralisasi dengan baik.

“Revisi memang dilakukan. Meski tersisa 2 tahun masa kepemimpinan walikota dan wakil walikota Cilegon. Untuk itu, kami menekankan, agar Pemkot Cilegon melalui kepala OPD dapat serius untuk menyelesaikan target tersebut,” lanjutnya.

Dibeberkannya, program prioritas Pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) dan tandon semestinya diselesaikan dan menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon. Untuk kegiatan pengembangan Badan Latihan Kerja berada dalam tanggung jawab Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).

Berikutnya, kegiatan sarana angkutan umum masal (SAUM) dan kantong parkir juga masuk dalam tanggung jawab Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon.

Begitu juga, kegiatan pembangunan kawasan pertanian terpadu (KPT) ada pada ranah Dinas Pertanian. Terakhir, pembangunan RSUD tipe D dalam tanggung jawab RSUD Cilegon. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here