20.1 C
New York
Sabtu, Desember 13, 2025
BerandaPemerintahanProyek Pembangunan Gedung DPMPTSP Cilegon Dinilai Lamban

Proyek Pembangunan Gedung DPMPTSP Cilegon Dinilai Lamban

-

CILEGON, SSC – Pembangunan Gedung dan Kantor DPMPTSP yang teletak di Jalan Pangeran Jayarkarta, Kecamatan Jombang,  Cilegon tergolong lamban. Kepala Dinas Tata Ruang dan Pekerjaan Umum (DPUTR), Nana Sulaksana yang dikonfirmasi belum lama ini membenarkan hal itu. Ia menyebut lambannya proyek yang menelan anggaran Rp 13,95 miliar ini dilatarbelakangi karena persoalan material dan keterbatasan sumber daya pekerja.

“Iya itu, agak terlambat. Buktinya deviasi 15 persen, harusnya (progress pencapaian) 39 persen. Itu masalah material, tenaga kerjanya.  Makanya, saya suruh kejar dalam dua minggu ini dengan syarat solusinya tambah tenaga, material dan alat. harus dikejar, lembur. Saya instruksikan harus selesai dua minggu ini,” ungkapnya.

Disinggung soal progres pembangunan, Nana tidak merinci pekerjaan yang telah diselesaikan. Namun, pembangunan konstruksi dasar pada bangunan itu sudah dikerjakan.

“Saya tidak hafal rinciannya. Tetapi konstruksi bawah sudah selesai, tiang juga sudah selesai,” terangnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek pembangunan itu, Rommy Dwi Rahmansyah di lokasi proyek, Senin (24/9/2018) mengatakan, pihaknya sempat melayangkan surat teguran kepada PT Menara Setia selaku pelaksana proyek terkait adanya deviasi. DPUTR meminta agar pelaksana proyek mengejar progress pencapaian hingga 35 persen di akhir september ini.

“Kita sudah memberikan teguran ke pelaksana, ada Pak Sofyan (Direktur Utama PT Menara Setia) juga hadir, dia bikin surat pernyataan (berita acara) bahwa di akhir masa kerja sudah 100 persen. Akhirnya ada percepatanlah. Targetnya di akhir bulan ini 35 persen, di bulan depan 60 persen, di November 94 persen, jadi di Desember itu tinggal sisa 6 persen,” ungkapnya.

Sejauh ini, kata Rommy, percepatan mulai dilakukan oleh pelaksana. Pekerjaan yang belum tercapai kini dikebut.

“Makanya mereka akan mempercepat progress, kalau dilihat sekarang mereka mulai ngebut nih. Jadi kalaupun nanti dia (PT Menara Setia) tidak siap, tidak selesai, ya kan sudah buat surat pernyataan. Jadi kita akan bayar yang hanya terpasang,” tandas PPK yang juga Kasie Perencanaan pada Bidang Cipta Karya DPUTR ini.

Di tempat yang sama, Inspektur Lapangan PT Parindo Raya Engineering, Gunawan selaku konsultan pengawas pekerjaan menambahkan, jumlah pekerja sudah ditambah untuk mempercepat penyelesaian pembangunan proyek itu.

“Kalau sekarang sih jumlahnya (tenaga kerja) sudah di atas 80-an dari sebelumnya 60-an. Kalau besok akan nambah lagi. Jadi semakin banyak pekerjaan, semakin bertambah terus man powernya, maka semakin itemized yang masuk semakin banyak. Kalau kemarin kan masih sebatas struktur saja, jadi man powernya stagnan. Sekarang sebenarnya masih kurang cepat, tapi sudah on the track, jadi ke depan dia harus lebih ngebut lagi,” paparnya. (Ronald/Red)

Redaksi Selatsunda
Redaksi Selatsundahttps://selatsunda.com
Sajian informasi dikemas dengan tulisan berita yang independen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -