CILEGON, SSC – Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke IV Adeksi yang sebelumnya digaungkan akan dilaksanakan di Kota Cilegon batal digelar. Belum terealisasinya agenda ini disebabkan, hotel di Cilegon belum mampu menampung 1.500 Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) se-Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Dewan Kota Seluruh Indonesia (Adeksi).
“Kitanya (Kota Cilegon) belum siap. Hotelnya aja kurang kok. Adapun rencana waktu pelaksaan Adeksi ini, yah lihat dulu kemampuan yang kita punya ini. Kan hotelnya kurang, fasilitasnya pun kurang, lalu harus gimana lagi kalau kondisinya seperti ini. Kan jumlah ribuan orang butuh nginap? Nginepnya kan enggak cukup. Setelah di survei oleh pihak panitia. Harus legowo lah dengan kondisi tersebut,” kata Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar saat ditemui di DPRD Cilegon, Selasa (19/9/2018).
Sementara itu, Ketua Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Cilegon Syarif Ridwan mengaku, telah mendengar batalnya penyelenggaraan Adeksi. Alasan pembatalan itu, kata dia, karena jumlah akomodasi hotel tidak menampung seluruh wakil rakyat yang akan hadir.
“Kalau informasi secara utuh dari panitia saya pribadi memang belum dapat. Tapi, baru dari orang-orang aja. Memang sih, dengan kapasitas 1.000 orang dengan standar hotel bintang 4 di Kota Cilegon masih kurang di sini. Kalau pun bisa diselenggarakan di Kota Cilegon, harus kerjasama dengan hotel di Kota Serang,” ujar Syarif.
Selain itu, Ia memperkirakan, pihak panitia penyelenggara Adeksi tidak mau mengambil resiko dengan kondisi tersebut.
“Mungkin salah satunya itu panitia tidak mau disalahkan dengan peserta dengan tetap menyelenggarakan Adeksi di Kota Cilegon,” katanya. (Ully/Red)

