SERANG, SSC – Warga yang terbiasa buang air besar sembarangan atau modol di kebon (Dolbon) masih ditemukan di Kecamatan Cipocok, Kota Serang. Sedikitnya ada 166 warga yang tidak memiliki jamban.
“Ada sekitar 166 Rumah di Tembong yang terdata tidak punya Jamban,” ujar Lurah Tembong, Edi Junaidi kepada selatsunda.com, Rabu (5/2/2020).
Untuk mengatasinya, kata Edi, pihaknya tengah membuat program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang diberi nama Gerakan Seribu Siapkan Jamban Kuarga (Geser Sijaka).
“Jadi kita bangun secara swadaya jamban-jamban milik warga, sekarang baru dibangun satu, insya Allah nanti akan kita launching-kan pada tanggal 25 Februari,” katanya.
Selain secara swadaya, pembuatan jamban juga dengan memohon bantuan sejumlah pihak saat nanti program akan diresmikan.
“Kita sudah keliling nyalar seribu-seribu ke tiap warga, untuk penambahan pembangunan jamban swadaya ini, mudah mudahan ketika Launching nanti kita akan ada semacam pengumpulan dana secara serempak kepada yang hadir itu semacam lelang, misalkan camat cipocok mau bangunkan berapa jamban di Tembong, kapolsek Cipocok dan lain-lain,” paparnya.
Untuk membangun satu jamban, Edhi mengatakan, hanya membutuhkan biaya sekitar 700 ribu, jika pengerjaan dilakukan secara gotong royong. (MG-01)

