Ilustrasi (Sumber foto: Tribunnews.com)

SERANG, SSC – Nasib naas menimpa Sekretaris Kelurahan (Seklur) Unyur Nety Susanti. Seklur Nety meninggal dunia setelah  menjadi korban penjambretan saat di Jalan Empat Lima, Kaujon tepatnya di depan kantor DP3AKB Kabupaten Serang.

Informasi inipun mendapat reaksi keras dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin meminta agar kepolisian segera menangkap dan memberikan hukuman berat kepada pelalu yang merenggut nyawa aparaturnya.

“Pemkot Serang menyesali itu terjadi dan saya berharap pihak kepolisian agar cepat menindak dan menemukan pelaku itu,” kata Subadri dikonfirmasi, Rabu (16/09/2020).

Informasi yang dihimpun Selatsunda.com, Seklur Nety saat kejadian baru pulang kerja di jemput oleh suaminya menggunakan sepeda motor pada Selasa (15/9/2020) pukul 21.00 WIB. Saat dilokasi keduanya dijambret.

Saat itu, sang suami beserta Nety berupaya mengejar pelaku penjambretan. Namun naas saat pengejaran keduanya mengalami kecelakaan. Keduanya dibawa ke rumah sakit oleh warga disekitar lokasi kejadian. Pada saat kejadian, nyawa Nety tak dapat tertolong dan sang suami dikabarkan dalam kondisi kritis.

“Atas meninggalnya pegawai kita, secara pribadi, pemerintah, turut berduka cita yang sedalam-dalam nya,” terang Mantan Ketua DPRD Kota Serang ini.

Subadri mengutuk keras atas kejadian penjambretan yang menimpa korban. Dia berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku dan meningkatkan keamanan di wilayah Ibu Kota Banten.

“Sebab musabab dia meninggal, saya selaku wakil walikota, mengutuk kejadian itu. Semoga pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku,” Pintanya. (Ronald/Red)