Perumda Air Minum Cilegon Mandiri," Rabu (29/3/2023). Foto istimewa

CILEGON, SSC – Perumda Air Minum Cilegon Mandiri mencatat ada 400 pelanggan yang diputus sambungan airnya karena sudah tiga bulan tak bayar tagihan selama 2022.

Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri Taufikurrahman mengatakan, kebijakan pemutusan sambungan air bagi pelanggan yang tiga bulan tak bayar tagihan tersebut sudah lama diterapkan. Hal ini dilakukan untuk menertibkan para pelanggan yang tidak aktif.

“Pemutusan sambungan air ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 9 tahun 2023 Tentang Biaya Pelayanan Air Bersih. Dalam beberapa point di perda ini dicantumkan penghentian pelanggan,” kata Taufikurrahman kepada Selatsunda.com, Rabu (29/3/2023).

Pria yang disapa Taufiq ini menjelaskan pemutusan sambungan air ini dilakukan sebagai pengingat pelanggan untuk melunasi kewajiban perbulan. Pembayaran tagihan air ini paling lambat pembayarannya sebelum tanggal 20 setiap bulannya.

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar

“Jika selama 3 bulan berturut-turut mereka masih menunggak, otomatis langsung kita putus sementara. Setelah 3 bulan ini, kita berikan 1 bulan lagi keringanan untuk melakukan pembayaran. Jika dalam waktu 1 bulan tidak dibayar juga otomatis instalasi meterannya kita cabut,” jelas Taufiq.

Sementara itu, Kepala Bagian Hububgan Pelanggan pada Perumda Air Minum Cilegon Mandiri, M Kiki Nurtanio mengungkapkan, berdasarkan data pelanggan, total pelanggan sebanyak 21.000 pelanggan Perumda Air Minum Cilegon Mandiri.

“Untuk pelanggan sambungan langsung (SL) di 2023 ditargetkan sebanyak 1500 pelanggan. Sedangkan untuk pelanggan di non aktif pada Januari 2023 ada 2.881 dan di Febuari sebanyak 2.104 pelanggan,” ujar Kiki.

Hingga kini rata-rata, kata Kiki, penyaluran air mencapai 260 liter perdetik penyaluran air ke rumah pelanggan dari tiga sumber air penyaluran.

Baca juga  2023, Bank Banten Bukukan Laba Rp 26,59 Miliar

“Kita akan berusaha sebisa mungkin selalu memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan. Kenyamanan mereka yang paling kita utamakan, kalau pipa bocor sekarang juga sudah jarang perawatan sudah sering kita lakukan,” pungkasnya. (Ully/Red)