Walikota Cilegon, Helldy Agustian marah saat memimpin rapat dinas, Senin (6/6/2022). Foto Tangkapan Layar

CILEGON, SSC – Walikota CIlegon, Helldy Agustian marah luar biasa dengan kinerja yang dicapai anak buahnya. Pasalnya karena capaian kinerja pada Triwulan I 2022 rendah, emosi orang nomor satu di Kota Cilegon tak terbendung saat memimpin rapat dinas yang digelar di Aula Setda Kota Cilegon, Senin (6/6/2022).

Kemarahan Helldy tersebut terungkap dalam video yang beredar dikalangan awak media. Dalam awal video berdurasi 2 menit 29 detik, Helldy mengungkapkan tugas dan fungsi Asda I, II dan III dalam mengevaluasi seluruh OPD.

Dalam menjalankan evaluasi, kata Helldy, Asda I, II dan III tinggal memanggil kepala OPD saja. Kalau kinerja tidak tercapai, kepala OPD tinggal diturunkan saja.

“Itulah fungsinya Asda I, II, III. Setiap rapat untuk mengevaluasi. Seminggu sekali bila perlu.  Tinggal manggil doang. OPD-nya siapa, lu bisa kerja kagak. Kalau gua, turunin, turunin saja, udah sih, susah amat. Yang penting Inspektorat cek. Susah amat sih, gimana caranya,” ujar Helldy seraya menegaskan tugas yang sama juga harus dilakukan Inspektorat.

Ia tidak mau ada alasan kinerja tidak tercapai karena menunggu rotasi mutasi.

Kemudian Helldy juga marah terkait program prioritas yang dijalankan saat ini. Helldy mengaku, dia bersama wakilnya, Sanuji Pentamarta menjalankan program prioritas dengan nama Allah untuk masyarakat Kota Cilegon. Intinya, dia dan Wakilnya, Sanuji ingin kerja benar.

Baca juga  Lapas Cilegon Bangun Blok Hunian Baru Tampung Narapidana Beresiko Tinggi

“Termasuk yang namanya program prioritas. Kita berdua berjanji demi Allah, asas nama Allah. Kalian ingin menghambat saya? Nggak bisa sekarang ini. Kita musti serius pak. Saya pulang jam 02.00, jam 02.00. bukan sosialisasi. Tapi betul-betul memikirkan masyarakat kota Cilegon. Intinya kita pengen bener gitu pak,” tegasnya.

Helldy kembali menegaskan, dia bekerja tidak lain untuk satu kepentingan yakni untuk kesejahteraan masyarakat Cilegon. Bagaimana caranya, kata dia, 19 program prioritas yang tertuang dalam visi misi Helldy-Sanuji dapat selesai.

“Saya nggak punya kepentingan- kepentingan yang lain. Kepentingan saya adalah masyarakat Cilegon sejahtera. Gimana caranya, program saya, visi misi saya, selesai,” terangnya.

Tegas Helldy kembali, jika ada pihak yang menghambat program prioritas Helldy-Sanuji akan berhadapan dengannya. Helldy berujar tidak takut dengan anak buahnya. Jika ada anak buahnya yang tidak satu jalan, ia tidak segan memberhentikannya.

“Kalau kalian ingin menghambat saya, berarti kalian berhadapan dengan saya. Saya nggak  takut dengan kalian. Saya takut hanya sama Allah. Kalau kalian nggak bener, saya sikat,” tuturnya.

Helldy mengungkapkan, tidak mau main-main dalam menjalankan program prioritas. Ia mengaku telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk masyarakat Cilegon. Jika masih ada jajaran yang tidak sejalan sebaiknya mutasi ke daerah lain saja.

“Anda sekarang makan dari Cilegon, anda harus peduli dengan Cilegon. Garis besar itu. Kalau nggak, mutasi saja sana,” tegas Helldy kembali.

Baca juga  Cabuli Anak Pacar Sendiri, Pria di Cilegon Dibekuk Polisi

Sekali lagi, ditegaskan Helldy, agar OPD bisa serius menjalankan kinerja. Untuk menjalankan itu semua, ia meminta Sekda Maman Mauludin  dapat tegas mengawasi kinerja OPD. Begitu juga sebaliknya kepada Inspektorat.

“Saya nggak mau ada kata-kata anda tidak serius dalam hal ini. Tolong pak Maman. Saya tegasin pak Maman. Inspektorat loe, jangan takut takut loe. Kalau memang perlu lapor polisi, lapor polisi,” tandasnya.

Mengenai hal ini, Sekda Maman dikonfirmasi membenarkan ada sejumlah hal yang ditekankan Walikota Helldy kepada jajaran dalam rapat dinas. Khususnya menyangkut kinerja OPD dalam percepatan program prioritas pembangunan.

“Oh iya tadi penekanan-penekanan Pak Wali kaitan dengan percepatan-percepatan pelaksanaan. Khususnya pada prioritas pembangunan. Secara fisik 10 persen, keuangan sudah 17 persen,” beber Maman.

Maman menjelaskan, beberapa program prioritas yang belum tercapai dikarenakan saat ini masih ada OPD yang tengah dalam proses persiapan dan perencanaan kegiatan. Meski saat ini masih ada yang belum tercapai, Namun Maman yakin program prioritas dapat selesai di akhir masa RPJMD Cilegon.

“Masih dalam tahap persiapan, dan juga memang ada yang selesai.  Kami yakin, program prioritas pembangunan terealisasi semua. Kan itu masuk dalam RPJMD 2021-2026,” pungkasnya (Ully/Red)