Dharma Wanita Kota Cilegon menggelar Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Online yang digelar di Aula Bappeda Kota Cilegon, Selasa (9/10/2018). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cilegon medorong para Usaha Kecil Menenggah (UKM) khususnya para kaum wanita untuk memasarkan produk unggulannya melalui media sosial (medsos). Media sosial diyakini dapat membantu pelaku UKM meningkatkan penjualan.

Ketua DWP Kota Cilegon Ade Tofiqurrohman mengaku, media sosial merupakan salah satu cara yang dinilai efektif dapat meningkatkan kinerja penjualan produk.

“Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa teratasi dengan baik. Bahkan, penjualan tak hanya di Kota Cilegon tapi bisa keluar Kota Cilegon,” kata Ade saat ditemui Selatsunda.com diajang Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Online yang digelar di Aula Bappeda Kota Cilegon,” Selasa (9/10/2018)

Menurutnya, melalui sosmed, pelaku UKM tidak lagi membutuhkan ruang yang besar untuk memajang produknya. Pelaku bisa menjual produknya dari mana saja tanpa hambatan.

“Jadi produk yang hendak yang mau dipasarkan ini, tak perlu bingung lagi. Tinggal di upload dan penjual bisa menunggu calon pembeli tersebut. Enggak perlu lagi tuh minta uang ke suami untuk membeli bawang dan terasi di rumah,” ujarnya.

Dipaparkan Ade, ada beberapa hal yang harus dimiliki UKM ketika menjual produk secara online. Pertama, menjaga sikap dan perilaku dalam berjualan. Kedua, medsos mampu menciptakan jaringan usaha atau network.Ketiga, harus bisa memanfaatkan medsos untuk membaca peluang usaha. Keempat, memiliki skill dalam berbisnis seperti pemasaran, kualitas produk, dan sebagainya, agar mampu menarik minat konsumen.

Sementara itu, Kepala Bidang PUG dan PP Kamilah Hafid Elfatah DP3AKB Kota Cilegon  mengapresiasi kegiatan ini, dimana tidak lain bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan membangun masyarakat yang cerdas, tangguh dan mandiri yang memiliki jiwa usaha yang tinggi. Salah satunya usaha yang sedang marak saat ini yakni penjualan secara online.

“Sekarang ini, untuk memasarkan barang yang akan dijual tidak perlu menjualkan barangnya langsung kepada pembeli, dengan pemasaran on line yang memanfaatkan teknologi dapat mengundang calon pelanggan serta untuk mengetahui produk atau jasa yang akan kita jual,” terangnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan pemerintah telah mewujudkan perekonomian yang stabil dan tentunya sangat dibutuhkan strategi dalam pengembangan usaha yang ada di Cilegon.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini, salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas produk dari setiap usaha yang dilakukan oleh para pengusaha,” ucapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here