Foto Dokumentasi

CILEGON, SSC – Pemerintah Kota Cilegon terus menerus memborong kendaraan dinas untuk para pejabat. Setelah sebelumnya diberikan untuk sejumlah pimpinan Muspida, kali ini giliran para camat yang bakal mendapatkan mobil dinas baru. Tak tanggung-tanggung 8 mobil dinas baru akan terealisasi di 2018.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cilegon Muhammad Zais dikonfirmasi membenarkan rencana pengadaan itu. Saat ini, pemkot tengah menyiapkan anggaran untuk  pengadaan 8 unit mobil dinas baru sekitar Rp 2 Miliar pada APBD Perubahan 2018.

“Untuk satu mobil dinas camat dengan harga Rp 250 juta. Jadi, kalau 8 unit mobil sekitar Rp 2 miliar dari APBD Perubahan 2018,” kata Zais kepada Selatsunda.com belum lama ini.

Pnegadaan mobil dinas baru itu, kata Zais,  dilakukan karena mobil lama yang digunakan sudah melebihi umur ekonomis. Oleh karena itu perlu peremajaan. Untuk jenis mobil baru yang akan digunakan, sambung Zais, menyesuaikan tingkat jabatan camat.

“Camat itu sejajar dengan eselon III. Maksimal memiliki kapasitas mesin sekitar 1.600 cc. Kalau kriteria kendaraan, kita sudah ajukan banyak merek seperti Mitsubishi Xpander, Daihatsu Terios, Toyota Rush, Nissan Grand Livina. Kemungkinan sih Mitsubishi Xpander tapi itu pun akan melalui tahap lelang,” katanya.

Hingga saat ini, rencana pembelian itu masih menunggu persetujuan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Sari Suryati.

“Pengajuan ke TAPD sih sudah dan sekarang tinggal menunggu saja persetujuan dari Ketua TPAD. Meskipun ada beberapa anggaran yang dipangkas, semoga saja untuk pembelian mobil dinas untuk camat ini bisa dikabulkan dari APBD Perubahaan 2018,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Camat Ciwandan Ahmad Junaedi mengaku bersyukur dengan rencana pengadaan mobil tersebut.

“Saya sih bersyukur saja. Ini kan untuk meningkatkan pelayanan publik. Jadi alhamdulillah kalau sudah terealisasi,” katanya.

Diakui Junaedi, pengajuan mobil dinas baru ini sudah diajukan sejak lama atau sekitar setahun lalu. Ia berharap, permintaan mobil baru ini cepat terealisasi.

“Permintaan camat sebenarnya sudah lama, sudah setahun lalu. Saya berharap, pengajuan mobil ini bisa teralisasi,” harapnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here