CILEGON, SSC – Sebanyak 36 pemilik kapal yang berasal dari Wilayah Provinsi Banten mulai meregistrasi secara online di Kantor Syahbandar Pelabuhan dan Otoritas (KSOP) Banten. Aplikasi pendaftaran yang baru saja diluncurkan bulan Oktober 2017 lalu itu mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat Maritim terutama para nelayan di Banten.

Kepala Seksi Status Hukum Kapal KSOP Banten, Hendri Amir mengatakan, peluncuran program berbasis online itu mendapat animo yang tinggi dari pemilik kapal. Saat ini, sudah 36 pemilik kapal yang meregistrasi di KSOP Banten.
“Sampai bulan april ini sudah 36 kapal. Itu pemilik kapal ikan nelayan dan kapal barang. Kalau melihat selama 7 bulan ini, animonya luar biasa,” ungkap Hendri di temui di kantornya, Selasa (24/04/2018).

Dari jumlah yang mendaftar, disebutkan Hendri, didominasi oleh nelayan. Selama ini, dipaparkan Hendri, nelayan di Banten cukup kesulitan untuk mendaftarkan kapal mereka karena harus mengajukan permohonan ke UPT diluar Banten. Namun sekarang, mereka sudah dapat mengurus dokumen dengan cepat di KSOP.

“Dominan yang mendaftar itu nelayan, ada sebanyak 31 pemilik kapal nelayan,5 kapal lain, kapal barang. Nelayan kebanyakan dari Banten selatan khususnya dari Labuan. Sisanya, Karangantu dan sekitarnya,” ujarnya.

Proses registrasi online itu, sambung Hendri, untuk mendapatkan Sertifikat Gross Akta Pendaftaran. Dengan begitu pemilik kapal dapat menggunakan sertifikat itu sesuai dengan yang dibutuhkan.

“persyaratannya itu KTP, surat bukti kepemilikan kapal, surat ukur dan syarat lainnya. Itu terkoneksi langsung ke Kementrian Perhubungan, kemudian teregister. Nanti setelah itu, baru akan dikeluarkan salinan sertifikat gross akta pendaftaran. Salinan itu, bukti kepemilikan. Seperti kalau mobil, itu BPKB-nya,” urainya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here