CILEGON, SSC – Anggota Komisi III DPRD Isro Mi’raj meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)  menambah 50 tapping box untuk menggenjot penerimaan pajak hotel dan restoran. Saat ini 50 tapping box hibah bank bjb dianggap masih kurang.

“Masih kurang 50 tapping box itu. Kita (DPRD, red) merekomendasi agar BPKAD bisa menambah 50 tapping box lagi,” kata Isro kepada wartawan, Selasa (24/4/2018).

Penambahan 50 tapping box itu, menurutnya, dapat mencegah terjadinya kebocoran pajak yang dihasilkan oleh restoran dan hotel.

“Saya harap tahun ini 100 tapping box bisa dipasang di hotel dan restoran. Selain itu, pihak BPKAD bisa bekerja lebih maksimal dalam peningkatan punggutan pajak dan meminimalisir kobocoran yang dilakukan oleh oknum restoran tersebut,” ucapnya.

Senada dengan Isro. Anggota Komisi III yang lain, Nurrotul Uyun mengaku sangat bangga Pemkot Cilegon akhirnya telah memiliki 50 tapping box. Ia juga meminta, agar kedepan, Pemkot Cilegon melalui BPKAD kembali menambah tapping box tersebut.

“Alhamdullilah akhirnya ada juga tapping box. Semoga lebih baik lagi dan potensi pajak restoran dan hotel bisa lebih maksimal,” tandasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here