CILEGON, SSC – Hingga pertengahan 2018 ini, dua puskesmas di Kota Cilegon belum terakreditasi dari Kementerian Kesehatan. Dua puskesmas ini diantaranya, Puskesmas Kecamatan Jombang dan Puskesmas Kecamatan Cilegon. Sementara 6 puskesmas yang telah terakreditasi, yaitu Puskesmas Citangkil, Puskemas Pulomerak, Puskesmas Ciwandan, Puskesmas Cibeber, Puskesmas Purwakarta dan Puskesmas Grogol.
“Untuk Puskesmas Citangkil dan Pulomerak sudah diraih sejak 2016 lalu. Sedangkan Puskesmas Ciwandan, Cibebeber, Purwakarta dan Grogol sejak 2017 lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Arriadna kepada Selatsunda.com,” Rabu(15/8/2018).
Nana sapaan akrabnya ini mengaku, untuk mengejar 2 puskesmas yang belum terakreditasi ini, Dinkes telah mengajukan permohonan ke Tim Survei Pusat untuk melakukan penilaian.
“Pengajuan survei sudah kita (Dinkes) layangkan pada sebulan lalu. Semoga saja, akhir September ini, tim survei bisa datang untuk mensurvei dua Puskemas kami,” ujar Nana.
Masih kata Nana, sedikitnya ada 3 komponen yang akan dinilai oleh Tim Survei baik penilaian secara adminitrasi puskesmas, penilaian upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan. Dijelaskan Nana, Dasar sertifikasi yang harus dimiliki puskesmas tertuang dalam Permenkes Nomor 75 tahun 2014 tentang Puskesmas. Dalam Pasal 39 ayat 1 di aturan itu menyebutkan, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit setiap tiga tahun sekali.
“Untuk menjamin bahwa adanya perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko, maka diperlukan adanya penilaian dari pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, dalam hal ini akreditasi,” sambung Nana
Ia beharap, seluruh puskesmas di Cilegon bisa terakreditasi dari Kementerian Kesehatan RI bahkan 9 puskesmas dapat meraih akreditasi paripurna.
“Saya sendiri berharap semua Puskemas di Cilegon terakreditasi dengan baik dari Kementerian. Sehingga, puskesmas yang terakreditasi ini dapat memiliki standar pelayanan SDM (Sumber Daya Manusia) yang terjamin,” harapnya. (Ully/Red)

