CILEGON, SSC – Dugaan adanya politik uang dalam proses pemilihan ketua KNPI Cilegon mulai merebak. Hal itu mengemuka saat Rapimda Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia DPD KNPI Kota Cilegon 2018 di Aula DPRD Kota Cilegon, Selasa (24/4/2018).

“Saya pernah dengar ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang justru meminta uang dalam pemilihan ketua KNPI Cilegon. Jika informasi ini benar, saya sangat sesalkan kondisi seperti ini,” kata Wakil Ketua 1 Bagian Organisasi DPD KNPI Provinsi Banten, Gaos Alam.

Gaos menegaskan, tidak ada pungutan apapun agar terpilih sebagai ketua KNPI. Bahkan, dirinya juga menekankan jika pemilihan calon Ketua KNPI ini murni tanpa adanya pungutan apapun yang diminta oleh pihak oknum.

“Saya pastikan sekali lagi pemilihan ketua KNPI bebas dari pungli. Tidak ada harga yang dibanderol hingga puluhan juta jika ingin menjabat sebagai ketua KNPI,” tegasnya.

Ia menerangkan, ada beberapa kriteria sebagai calon ketua KNPI yang musti dimiliki para calon yakni rekomendasi 3 DPK (Dewan Pengurus Kecamatan dan 6 OKP (Organisasi Kepemudaan) se-Kota Cilegon.

“Siapapun memang bisa ikut mencalonkan diri sebagai ketua KNPi. Ada beberapa hal yang harus dimiliki para calon yang musti dimiliki oleh mereka,” terangnya.

Gaos menuturkan, KNPI Prov Banten tidak memiliki wewenang untuk merekomendasikan calon untuk KNPI Kota Cikegon. Akan tetapi, KNPI Provinsi Banten hanya mendukung dan membimbing KNPI Cilegon untuk segera melaksanakan Musda hingga pemilihan ketua.

“Provinsi Banten gak punya wewenang penuh untuk ikut campur dalam pemilihan ketua. Kita hanya memberikan support agar pelaksanaan musda dan pemilihan ketua segera digelar tahun ini,” tuturnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here