SERANG, SSC – Kesadaran masyarakat Kota Serang dalam membayar zakat masih tergolong minim. Dari 6 kecamatan yang ada di Serang hingga 2019, zakat yang terhimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencapai Rp 2,4 miliar.
Ketua Baznas Kota Serang, Habibi Asshafa mengatakan, pihaknya memperkirakan zakat yang bisa diterima dari masing-masing kecamatan memiliki potensi yang besar. Jika target penerimaan zakat dari masing-masing kecamatan diperkirakan Rp 1 miliar maka dalam setahun dapat mencapai Rp 7 miliar.
“Misalkan Seribu rupiah saja, seribu perak masyarakat Kota Serang di simpan di Baznas bisa dihitung kali 600 ribu orang perbulan ini sudah berapa? 7 miliar kali dari seribu perak, kalo mereka sadar,” ujarnya usai kegiatan Milad Baznas Kota Serang di Aula Kampus UPI Center, Selasa (17/12/2019).
Sekalipun ada potensi, namun kata dia, upaya untuk memaksimalkan penerimaan zakat di tiap-tiap Kecamatan masih perlu dikaji karena tidak mudah untuk menghimpunnya.
“Istilahnya ini baru rancangan, baru keinginan, nanti pelaksanaanya harus kita konsep dulu, apa gampang 1 miliar per kecamatan,” ujar Habibi.
Sementara, Walikota Serang, mengatakan, penerimaan zakat dari setiap kecamatan diminta dapat dimaksimalkan. Harap dia, penerimaan per kecamatan bisa mencapai Rp 1 miliar.
“Mudah mudahan kedepan kita akan target 1 miliar per kecamatan,” ujarnya.
Syafrudin mengakui, Baznas sebagai lembaga yang diamanahkan Undang-undang maupun oleh Agama memiliki tugas berat meningkatkan kinerjanya.
Untuk membantu penerimaan, pihaknya akan mengimbau ASN dapat membayarkan zakat 2,5 persen dari gaji setiap bulan yang diterima.
“Yang ASN sudah kami membuat himbauan dan instruksikan baik gaji maupun yang lainnya itu bisa menyalurkan zakat 2,5 persen, itu tiap bulan,” kata Syafrudin. (MG-01)

