CILEGON,  SSC – Tiga penumpang yang ada di kendaraan Avansa Veloz bernomor polisi BK 1212 NK yakni SY,  TW dan BA diamankan petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Merak saat baru keluar dari kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon.  Satu diantara penumpang itu diduga merupakan otak  pelaku yang terkait dengan penangkapan pelaku kasus sabu-sabu 30 kilogram yang diamankan petugas KSKP Bakauheni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun selatsunda.com,  jejak keberadaan SY yang saat itu bersama TW dan BA diketahui petugas KSKP Merak dari KSKP Bakauheni, Rabu (11/7/2018). Mendapati informasi itu, jejak SY yang diduga terlibat pada penangkapan 30 kilogram sabu-sabu itu langsung ditelusuri.  Ketika kendaraan yang ditumpangi keluar dari KMP Wira Artha di Dermaga V,  SY langsung ditangkap petugas. Dalam penggeledahan tidak ditemukan barang bukti sabu-sabu namun SY dan dua terduga pelaku lainnya itu langsung diamankan dan di interogasi petugas di Mapolsek.

“Tadi malam kita tangkap saat baru keluar dari KMP Wira Artha di dermaga V. Dia (SY) dan dua lainnya kita amankan dan kita interogasi, ” ungkap  Kapolsek KP Merak,  AKP Salahudin,  dikonfirmasi, Kamis (12/7/2018).

Dalam pengakuan kepada petugas,  SY mengaku sebagai kurir yang mengawasi barang terlarang itu untuk didistribusikan dari Riau ke Jakarta itu. Warga kelurahan Jangkang,  Kecamatan Bantan,  Kabupaten Bengkalis, Riau itu juga mengakui turut serta dalam proses pengangkutan sabu di kendaraan lain saat di sungai pakning, Bengkalis. Untuk mengawasi narkotika itu dari Riau ke Jakarta,  SY menyewa mobil avanza yang dikendarai oleh TW dan BA selaku driver taxi online. Sementara barang sabu – sabu 30 kilogram yang dibungkus dalam 48 paket diketahui diangkut oleh pelaku lain dengan menggunakan Kijang Inova Silver BM 1034 QC.

“Jadi dia (terduga SY) yang mendapat perintah untuk mengawal barang yang ada di mobil (pelaku sabu 30 kilogram yang ditangkap di bakauheni) itu dengan mobil lain.  Dia itu nyewa grab untuk mengawal itu dari Riau ke Jakarta,” bebernya.

Untuk mendalami keterkaitan SY pada kasus penangkapan sabu di Bakauheni,  para terduga dilimpahkan ke Mapolda Lampung.

“Setelah kita amankan dan interogasi,  mereka langsung kita limpahkan ke Polda Lampung. Kasusnya dikembangkan dengan penangkapan pelaku sabu yang di bakauheni,” pungkasnya.  (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here