Kondisi Los Basah di Pasar Kranggot yang atapnya mengalami bocor saat turun hujan, Jumat (19/1/2024). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Sekitar 80 persen kios, lapak dan auning di Pasar Kranggot, Kota Cilegon yang mengalami kerusakan butuh perbaikan. Untuk memperbaiki lapak pedagang, Pemerintah Kota Cilegon membutuhkan anggaran hingga Rp 1 miliar.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Cilegon, F Ahmad mengatakan, pihaknya dalam perbaikan kios/lapak Pasar Kranggot telah mengalokasikan anggaran pada APBD murni 2024 senilai Rp 500 juta. Sementara kebutuhan perbaikan pasar tersebut hampir mencapai Rp 1 miliar.

“Untuk di Pasar Kranggot, kami butuh Rp 1 miliar. Kenapa kami butuh anggaran yang cukup besar, karena banyak bangunan lapak pedagang sudah tua dan sudah masanya untuk diperbaiki,” kata Ahmad kepada Selatsunda.com, Senin (29/1/2024).

Anggi sapaan akrabnya ini menjelaskan, meski pihaknya hanya menerima anggaran Rp 500 juta, perbaikan di Pasar Kranggot tersebut harus tetap dilakukan.

Baca juga  Besok, Sebanyak 110 Tenaga Honorer Cilegon Dilantik Jadi Tenaga PPPK

“Intinya, perbaikan itu harus dilakukan. Karena anggaran murni ini, sebenarnya dianggarkan oleh pejabat sebelummya. Jadi, dianggaran murni 2024 nanti, kita usulkan kembali anggaran perbaikan lagi agae program pemerintah tidak terganggu,” jelas Anggi.

Mantan Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon ini mengaku, selain Pasar Kranggot, pasar lainnya  juga butuh perhatian. Seperti, Pasar Merak dan Pasar Blok F.

“Yang jelas, untuk semua pasar, kita sudah minta Kepala UPT Pasar tersebut untuk menginventarisir kebutuhan di pasar apa saja.  Namun yang perlu diingat, di pasar itu kan ada yang dibangun menggunakan APBN, jadi perlu di catat pencatatan asetnya. Jangan juga aset milik pemerintah pusat kita perbaiki,” jelas Anggi.

Baca juga  Seleksi Calon Paskibraka Cilegon 2024 Dijamin Tak Ada Titipan

Diberitakan sebelummya, hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon sejak malam hari, Kamis (18/1/2024) menimbulkan banjir di sejumlah tempat. Salah satunya adalah kawasan Pasar Kranggot. Akibat hujan sepanjang malam hingga Jumat (19/1/2024) pagi, lapak para pedagang di los basah bawah tergenang air.

Informasi yang diterima Selatsunda.com, talang air mengalami bocor, atap terlihat bolong-bolong besar bahkan, tempat tampungan air yang dibuat pedagang pun tak mampu menampung air hujan dari atap yang bolong tersebut. (Ully/Red)