CILEGON, SSC – Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengaku jika sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Lingkup Kota Cilegon masih bekerja loyo dan masih terus diingatkan. Orang nomor satu di Cilegon ini menyampaikan sebagai pesan kepada seluruh ASN pada Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-74 yang dilangsungkan hari ini, Sabtu (17/8/2019).

“Yah masih ada sebagian ASN kita yang masih bekerja loyo, leyeh-leyeh bahkan harus disuruh dulu baru dikerjakan. Semestinya kan jangan loyo dan kendor. Harus semangat lah. Kalau dari segi pendapatan dan fasilitas sudah lengkap. Gaji pun sudah lumayan. Bandingkan dengan pahlawan kemerdekaan! Mana ada gaji besar. Jadi enggak pas kalau ASN letoy, leye-leye harus dilepas konon kuh (begitu tuh),” kata Edi saat ditemui Selatsunda.com di ruang kerjanya usai Upacara 17 Agustus di Alun-alun Cilegon.

Edi meminta, pada Hari Kemerdekaan ini, semua budaya malas maupun loyo yang ada dalam diri ASN harus benar-benar dihilangkan.

“Yah sebagai ASN haruslah berbudaya. Berbudaya terhadap pekerjaan. Harus spritit harus menunjukan sikap gotong royong, kerja keras gitu loh..!,” ucap Edi.

Mantan Kepala Bapepda Cilegon, pun mengingatkan agar seluruh ASN Pemkot Cilegon untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Saya mengingatkan kembali bahwa kita adalah pelayan masayarakat, dan ini semua sudah menjadi tugas dan kewajiban kita untuk melayani masyarakat,” tungkasnya. (Ully/Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here