ASN saat di Kantor Pemerintahan Kota Cilegon (Foto dok)

CILEGON, SSC – Mulai 2019 mendatang, Pemerintah Kota Cilegon akan menaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 100 persen. Kebijakan itu diambil sebagaimana menjalankan amanat dari MenPAN-RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi) serta rekomendasi dari KPK (Komisi Pemberantas Korupsi). Bahwasannya, seluruh ASN tidak akan menerima honor melainkan akan digantikan menjadi TPP 100 persen.

“Aturan ini langsung dari Pak Menpan (Asman Abnur) dan rekomendasi dari KPK. Jadi, semua ASN tidak akan menerima honor dari setiap kegiatan. Nanti, honor itu akan ganti menjadi TPP,” kata Sekertaris Daerah Cilegon, Sari Suryati usai kegiatan Pembentukan Bintek Penganggaran Keuangan Daerah yang digelar di Aula BPKAD Kota Cilegon,” Selasa (31/7/2018).

Pemkot, kata Sari, menyanggupi pemenuhan tambahan penghasilan berbasis kinerja itu hanya saja berbagai anggaran kegiatan yang tidak perlu seperti studi banding di masing-masing OPD, harus dipangkas.

“Kalau memang studi banding itu tidak diperlukan, tidak usah dilakukan. Kegiatan ini hanya melihat mana yang lebih baik. Sebetulnya itu masih bisa dilihat melalui internet atau dalam bentuk komunikasi lain. Jadi anggaran untuk kesejahteraan kepada masyarakat tidak akan dipangkas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maman Mauludin mengatakan, Pemkot membutuhkan anggaran sekitar Rp 55 miliar untuk memenuhi TPP tersebut.

“Sudah saya tanyakan kepada Kabid Anggaran, katanya kebutuhanya kurang lebih Rp55 miliar,” ucap Maman. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here