CILEGON, SSC – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon akan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2024 untuk membangun sumur bor air bersih di wilayah Kedurung, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Rencananya pengeboran sumur bor ini dibangun dengan  anggaran hampir mencapai Rp 120 juta.

Camat Purwakrta, Suadillah mengatakan, pada 2022 lalu, Kecamatan Purwakarta telah mengajukan pengeboran sumur bor air bersih ke Tim Kajian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Bidang Pengairan Kota Cilegon untuk di wilayah Kedurung.

“Alhamdullilah pengajuan kami (Kecamatan Purwakarta) disetujui dan akan direalisasikan di 2024 untuk dilakukan pembuatan sumur bor. Sumur bor ini, nantinya akan membantu 21 KK yang mengalami dampak kekeringan,” kata Suadillah dikonfirmasi Selatsunda.com, Minggu (24/9/2023).

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Ia menambahkan, rencananya sumor bor memiliki kedalaman 20 meter persegi. Meski demikian, Suadillah tak menampik jika pengeboran air bawah tanah ini akan menghadapi beberapa kendala. Salah satunya, pengeboran akan dilakukan diatas bebatuan.

“Rencananya diatas pengeborannya. Pengeboran diatas akan berbeda dengan pengeboran dibawah. Mengigat banyak batu-batu. Semua masyarakat Kedurung sangat berharap pengeboran sumur bor tidak ada halangan apapun,” tambahnya.

Katanya, sebelum dilakukan pengeboran, Warga Kedurung harus turun ke bukit untuk membeli air bersih. Untuk 5 liter air bersih, warga harus menggeluarkan dana sebesar Rp 15.000.

“Kalau dibatasi pengambilan air sih enggak. Tapi kalau setiap kemarau, kondisinya selalu begini. Dan berharap pengeboran ini tidak memakan waktu lama untuk dikerjakan,” pungkasnya. (Ully/Red)