CILEGON, SSC – PT ASDP Merak mulai mengevaluasi arus mudik dan arus balik Angkutan Lebaran (Angleb) 2019 di Pelabuhan Merak. Dua hal yang diseriusi diantaranya mengenai penerapan sistem tiket elektronik (e-ticketing) dan pemberlakuan sistem manifes penumpang.

General Manajer PT ASDP Merak, Solikin mengatakan, penerapan sistem e-ticketing dan manifes pada angleb tahun ini masih perlu dibebahi. Evaluasi dimulai dari upaya pembenahan SDM dan penguasaan aplikasi sistem. Terkait SDM, pihaknya berupaya untuk melakukan pembenahan sumber daya di internal. Begitupun penguasaan aplikasi manifes berbasis digital, kata dia, operator kapal juga sudah harus siap mengimpelentasikannya.

“Yang petama adalah, SDM di internal kami tentu harus bisa lebih baik lagi, harus meningkatkan kualitas SDM layanan ticketing,” ujarnya dikonfirmasi, Jumat (14/6/2019).

“Terkait dengan opetator, itu harus mengerti dengan IT. Bisalah menge-tap dan sebagainya,” sambung Solikin.

Baca : Satpam ASDP Larang Wartawan Liput Penumpang di Loket Top Up Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak

Pemenuhan e-ticketing, lanjutnya, tidak lepas kaitannya dengan pemenuhan manifes. Maka dari itu, penumpang perlu untuk memenuhi syarat yang dibutuhkan utamanya terkait perekaman data penumpang dengan syarat identitas KTP elektronik.

Untuk diketahui sebelum Angleb, ASDP Merak melakukan beberapa kali uji coba penerapan sistem manifes berbasis digital. Namun dalam uji coba masih menemui kendala di lapangan. Pada akhirnya, otoritas pelabuhan dengan operator kapal mensepakati untuk tidak memberlakukan sistem digital manifes jika sistem atau jaringan terkendala. Sistem diberlakukan manual dan mengambil tindakan sistem by pass untuk pembayaran.

Baca : Ini Strategi Jitu Otoritas dan Operator Kapal di Pelabuhan Merak Atasi Antrean Mudik Lebaran

“Kemudian end point terkait pengguna jasa. Pengguna jasa harus ini sudah harus mengurus KTP elektronik. Penumpang juga harus beli tiket e money dari bank. Kalau itu sudah dilakukan semuanya, kami memastikan sistem yang kerjasama dengan Telkom ini semakin baik hari per hari dan manifes bisa terjawab,” tuturnya.

Kedepan, harap dia, penerapan sistem e-ticketing dan manifes dapat sesuai target yang ditetapkan. Bila memungkinkan penerapan sudah dapat dijalankan sebelum angkutan Natal dan Tahun Baru 2019.

“Kita punya target 100 persen untuk e-money. Jadi bukan saja nanti di nataru tapi sebelumnya itu sudah harus elektronik ticketing,” pungkasnya. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here