CILEGON, SSC – Inspeksi dadakan (sidak) disiplin aparatur sipil negara (ASN), Selasa (8/5/2018) pagi. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Cilegon masih menemukan banyak pegawai bolos kerja. Ini dilihat dari sidak dengan menyasar sejumlah instansi kecamatan se-Kota Cilegon.

Sementara itu Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, Pembinaan dan Kesejahteraan Umum pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Lela Suleha mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, Kecamatan Grogol dari 39 pegawai sebanyak 3 pegawai yang mangkir tanpa keterangan, Kecamatan Ciwandan dari 31 pegawai sebanayk 21 pegawai mangkir tanpa keterangan, Kecamatan Cilegon dari 43 pegawai 5 pegawai mangkir tanpa keterangan.

Selanjutnya, Kecamatan Citangkil dari 49 pegawai sebanyak 1pegawai mangkir tanpa keterangan, Kecamatan Purwakarta 40 pegawai sebanyak 2 orang yang mangkir kerja, Kecamatan Cibeber ada 45 pegawai sebanyak 15 pegawai mangkir tanpa keterangan dan Kecamatan Pulomerak 35 pegawai sebanyak 13 pegawai mangkir tanpa kerangan.

“Kami (BKPP,red) memprihatinkan hingga saat ini tingkat kesadaran pegawai masih sangat rendah. Semestinya kan pemerintah sudah memberikan kenaikan tunjangan kepada mereka (pegawai,red) semestinya tingkat kehadiran mereka pun harus diperbaiki dong. Masa dari tahun ke tahun tingkat kehadiran pegawai rendah terus,” ujar Lela.

Lela menjelaskan,  Sidak tersebut merupakan agenda rutin Pemkot Cilegon untuk menjaga kedisiplinan pegawai.

Sementara itu, Camat Ciwandan, AH Junaedi membenarkan jika BKPP Cilegon telah melakukan sidak di Kecamatan Ciwandan tadi pagi. Akan tetapi, menyangkan, pihak BKPP langsung menyimpulkan pegawai yang tidak masuk ada di kantornya ini.

“Jangan jadikan sidak ini menjadi standar dari pihak BKPP. Ketahui dulu alasan pegawai kami (kecamatan) kenapa datang ke kantor sedikit. Emangnya mereka enggak tahu kalau Ciwandan macet gara-gara JLS yang ambrol itu. Itu dong yang harus mereka pikirkan. Jangan sembarangan asal bilang kita absen tapi mereka itu enggak tahu masalah yang sebenarnya,” ujarnya.

Junaedi menuturkan, pegawai yang tidak hadir dalam apel pagi bersama BKPP ini, ada sebanyak 10 orang.
 
“Yang Dinas Luas sekitar 6 pegawai. Mereka enggak ikut apel pagi ini karena sudah izin ke saya untuk melakukan dinas luar (DL),” pungkasnya. (Ully/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here