Kapal Penyeberangan, Mutiara Berkah I yang sandar di Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, terbakar Rabu (6/9/2023). Foto Ronald/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Kapal Penyeberangan, KMP Mutiara Berkah I yang sandar di Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, terbakar Rabu (6/9/2023). Sejumlah penumpang mengaku menyelamatkan diri turun dari atas kapal dengan menggunakan crane.

Salah seorang penumpang, Juhebi menceritakan, awalnya kejadian kebakaran diketahui dia dari anaknya.

Saat itu, Juhebi mengaku tengah beristirahat di ruang istirahat penumpang. Sekitar setengah jam kemudian, anaknya berteriak kapal terjadi kebakaran.

“Saya baru parkir kendaraan dibawah, kemudian saya naik keatas untuk istirahat. Setengah jam saja istirahat, anak saya teriak. Bapak, ada kebakaran, kebakaran bangun’, bangun pak,” ungkap Sopir asal Ciomas, Banten ini.

Salah seorang penumpang, Juhebi bercerita ke awak media saat mengevaluasi diri
Salah seorang penumpang, Juhebi bercerita ke awak media saat mengevaluasi diri saat Kapal Mutiara Berkah I, terbakar

Ia setelah mendapati kejadian itu langsung mencari jalan keluar untuk mengevakuasi diri. Juhebi mengaku berusaha keluar dari pintu atau rampdoor kapal namun tidak dapat keluar karena tertutup asap hitam dan bara api panas.

Baca juga  Pansus Raperda RPJPD Bedah Total Pembangunan Kota Cilegon di 2025-2045

Ia mengaku, saat itu terdapat sebuah crane yang mengarah ke kapal. Ia dan sopir lainnya langsung turun dengan menggunakan crane.

“Saya mau keluar dari pintu depan (rampdoor), memang terbuka, tapi asapnya sudah hitam dan panas. Langsung lihat ada crane, turun dengan itu. Naik, terus turun pelan-pelan,” ungkapnya.

Juhebi mengaku tidak sama sekali membawa handphone, tas dan barang-barang lainnya. Bahkan sandal yang digunakan terjatuh saat turun dengan Crane.

“Karena licin, sandal saya jatuhin ke laut. Turun pelan-pelan,” terang Sopir yang berangkat menynagkut makanan dari Bandung ke Pekan Baru ini.

Cerita yang sama diungkapkan oleh penumpang lainnya, Haerji. Ia mengaku mendapati kejadian kebakaran dari teriakan sopir lainnya.

Baca juga  Dapat Penghargaan ke-76, Helldy Dinobatkan Sebagai Tokoh Pejabat Inovatif Pendorong Peningkatan SDM Melalui Pendidikan

“Saya lagi tidur, dapat informasi kebakaran-kebakaran langsung turun,” terangnya.

Hingga saat ini sekitar pukul 14.15 WIB, kebakaran Kapal Mutiara Berkah I masih terjadi. Sejumlah tugboat yang ada disisi laut tengah berupaya memadamkan kebakaran. Mobil kebakaran juga tampak berusaha memadamkan api dari sisi dermaga. (Ronald/Red)