Istri pejabat di Kota Cilegon menggelar sosialisasi pemilu di Kantor Kemenag Cilegon," Jumat (6/10/2023). Foto istimewa

CILEGON, SSC – Ketua Dharma Wanita (DWP) Kota Cilegon, Diah Monalisa Maman menghimbau kepada seluruh istri pejabat di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk lebih waspada dan bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) saat penyelenggaraan Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini terungkap dalam acara Sosialisasi Pemilu Serentak 2023 di Kantor Kemenag Kota  Cilegon.

Diah mengatakan, memasuki tahun politik seperti sekarang, penyebaran hoax, ujaran kebencian, dan isu SARA paling banyak ditemui di media sosial jelang Pemilu. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dalam menjalankan media sosial.

“Sebagai istri pejabat, tentu harus berhati-hati dalam menggunakan medsos. Bahkan, seorang istri pejabat dilarang untuk mengajak seseorang untuk memilih salah satu calon,” kata Diah kepada Selatsunda.com, Jumat (6/10/2023).

Baca juga  Pertemuan Komwil III APEKSI di Depok, Wali Kota Helldy Ungkap Bonus Demografi 2045 Jadi Bahasan Utama

Ia menambahkan, sebagai ketua DWP Kota Cilegon berhak memberikan tindakan tegas kepada anggota jika ketahuan mendesak seseorang untuk memilih salah satu calon.

“Di dalam ADART sudah tegas tidak boleh ada anggota DWP untuk memaksa memilih salah satu calon,” tambahnya.

Sementara itu untuk ASN yang akan mendampingi suami atau istri selama tahapan penyelenggaraan pemilu dan Pemilu 2024, tambah dia, agar mengambil cuti di luar tanggungan negara.

“Bagi ASN yang melanggar azas netralitas, dapat dijatuhi sanksi administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas dia. (Ully/Red)