Kepala Dinkes Cilegon, Dr Ratih Ratih Purnamasari," Senin (16/10/2023). Foto Elfrida Ully/Selatsunda.com

CILEGON, SSC – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon sudah mengambil sampel makanan yang dikonsumsi puluhan siswa SDN Kependilan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

“Kami sudah mengambil sampel ke tempat anak yang keracunan makanan pada Jumat (13/10/2023). Dan pada Senin (16/10/2023) hasil lab di kirim ke Badan POM di Serang,” kata Kepala Dinkes Cilegon, Dr Ratih Ratih Purnamasari, Senin (16/10/2023).

Ratih menambahkan, hasil sampel yang diperiksa oleh BPOM Serang akan ditunggu oleh pihaknya. Hasil tersebut diperkirakan akan keluar antara 4-5 hari mendatang.

“Kami tidak bisa pastikan makanan apa yang terkandung dalam makanan tersebut. Karena hasil lab baru keluar pada 4-5 hari mendatang. Kemungkinan ada bakteri atau tidak ada bakteri di makanan tersebut,” tambah Ratih.

Ratih mengimbau kepada pihak sekolah apabila ada gejala atau hal-hal lain yang saat ini dialami oleh para murid di sekolah untuk memberitahukan kepada Dinkes.

“Bisa juga melalui Puskesmas Jombang. Kita kolaborasi karena kan yang ada di tempat para ibu guru dan yang lainnya,” katanya.

Menurut Ratih, saat ini para murid yang diduga mengalami keracunan, kondisinya masih baik-baik saja.

“Sampai saat ini belum ada yang sakit lagi atau apa, saya tanya belum ada,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan murid SDN Kependilan, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami muntah-muntah diduga setelah memakan kue pemberian orang tidak dikenal pada Kamis (12/10/2023). (Ully/Red)