Ilustrasi (Foto Infografis Selatsunda.com)

CILEGON, SSC – Puluhan tim medis Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Kota Cilegon diisolasi setelah menangani satu pasien positif Covid-19. Tim medis yang diantaranya dokter umum, paramedis dan Office Boy ini dikarantina karena sempat kontak langsung dengan pasien Positif Covid-19.

Direktu RSKM Cilegon, Rachmat Setiarsa mengatakan, tim medis yang menangani pasien positif Covid akan dikarantina selama 14 hari.

“Selama 14 hari, tim medis yang pernah kontak langsung dengan pasien langsung kita isolasi. Para tim medis maupun OB tersebut tetap kita pantau kondisinya. Di mess tempat mereka tinggal itu, tetap kita berikan olahraga tiap hari,” kata Rachmat kepada Selatsunda.com,” Rabu (29/4/2020).

Baca : Begini Kronologi Warga Cilegon Positif Tertular Covid-19

Karantina ini, kata Rachmat juga Dokter spesialis jantung, membuat tenaga medis di RSKM menjadi berkurang sementara.

Baca juga  KPU Cilegon Beri Santunan Rp 42 Juta Kepada Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal Dunia

“Pastilah dengan kondisi tim medis kami yang di karantina ini, kita pun defisit tim medis di sini,” lanjutnya.

Untuk diketahui, jumlah tenaga medis di RSKM diantaranya dokter umum 30 orang, dokter spesialis 70 orang dan perawat 240 orang.

Baca juga : Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Cilegon Jalani Isolasi Mandiri

“Kalau dilihat dari data jumlah ini bisa dikatakan sudah cukup. Tapi, karena kondisi 30 tim media di karantina, kita pun kekurangan tim medis,” paparnya.

Ia meminta masyarakat dengan melihat kondisi saat ini di Cilegon terdapat satu warga yang positif Covid-19 dapat bersama-sama memutus Virus Corona. Jika ada masyarakat yang pernah kontak dengan pasien positif, diminta dapat jujur dan kooperatif jika discreening.

Baca juga  Satu Anggota KPPS di Kota Cilegon Dikabarkan Meninggal Dunia

Kami pun memohon, agar warga masyarakat jujur pernah berada di zona merah dan naik apa bahkan pernah terpapar dengan orang yang covid-19. Tapi kan kenyataanya, mereka ini tidak pernah mau jujur. Jadi, saya tekankan sekali lagi, mari bantu kami (medis) dan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ini,” ucapnya.

Senada dengan Dirur RSKM, Senior Officer Humas dan CSR RSKM Kota Cilegon, Agus Wirawan menyatakan, berdasarkan hail rapid test terhadap 30 tim medis, 4 dokter maupun office boy dinyatakan negatif covid-19.

“Dari hasil rapid test yang keluar pada Rabu (29/4/2020), mereka negatif karena tidak ada gejala apapun dari diri mereka. Namun tetap para tim medis, dokter umum dan OB ini kita karantina di tempat yang sudah disediakan,” pungkasnya. (Ully/Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini