Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat di kegiatan expo online UMKM Karya Kreatif Banten 2021 yang diselenggarakan KPw BI Banten. (Foto Istimewa)

SERANG, SSC – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki mengapresiasi dukungan Bank Indonesia (BI) Banten yang telah membantu pemerintah dalam menyelamatkan produk UMKM di masa pademi Covid-19. Hal ini disampaikan Teten saat membuka kegiatan expo online UMKM Karya Kreatif Banten 2021 yang diselenggarakan KPw BI Banten.

Lebih jauh, Teten mengatakan, langkah yang dilakukan oleh Bank Indonesia Banten sebagai suatu langkah yang positif guna mengembangkan dan meningkatkan usaha para pelaku UMKM di Banten sehingga bisa bersaing dengan produk nasional bahkan internasional.

“Langkah ini cukup luar biasa yang dilakukan oleh BI Banten. Sejalan juga dengan upaya pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional dan juga ekonomi Banten di masa pademi covid-19,” kata Teten dalam rilis yang diterima Selatsunda.com, Senin (11/10/2021).

Baca juga  Walikota Helldy Nilai Bantuan UEP untuk KUBE di 8 Kecamatan Belum Merata

Teten menambahkan, dengan terselenggaranya kegiatan ini, tentunya mampu memberikan penguatan kepada pelaku UMKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan akses pasar UMKM ke tinpkat nasional dan global.

“Tentu ini menjadi peluang bagi para UMKM sehingga bisa bekerjasama dengan e- commerce local Plaza Banten, juga e-commerce nasional antara lain Blibli, Bukalapak, Ladara, dan Tokopedia untuk dapat meninpkatkan akses produk UMKM Potensial Banten ke market place,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja berdasarkan data yang dimiliki BI Banten, data UMKM yang ada di Banten saat ini 400 pelaku usaha dari tahun sebelumny hanya sekitar 200 pelaku usaha. Bertambahnya jumlah UMKM di Banten ini, membuktikan minat dan daya saing UMKM Banten yang semakin kuat.

Baca juga  Korban Laka Truk Tangki Kimia di Tol Merak Dirawat di 2 Rumah Sakit, 23 Orang Diizinkan Pulang

“Tidak salah bila kami memberi tagline bagi KKB 2021 dengan sebutan “Kesengsem Banten“, jelas Erwin.

Erwin juga menyampaikan, dalam bertransaksi di KKB ini, cukup mudah. Cukup dengan menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran digital.

“Untuk saat ini saja jumlah merchants QRI di Banten telah mencapai 747 Ri bu mechants pengguna QRIS, dan sebesar 62% adalah merupakan UMKM Mikro. Dan berharap, dengan kegiatan ini bisa lebih meningkat,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir pula Deputi Gubernur Bank lndonesia, Rosmaya Hadi, Komisi XI DPR RI Dapil 3 Banten, Andi Achmad Dara, Marinus Gea dan Kepala OJK Regional DKI Jakarta dan Banten, Dhani G unawan Idat. (Ully/Red)