General Manager PLN UID Banten Doddy Pangaribuan memastikan kesiapan personel pada kegiatan Gelar Pasukan Menjelang Natal dan Tahun Baru di Alun-alun barat Kota Serang, Jumat (19/12/2019). Foto Elfrida Ully Artha/Selatsunda.com

SERANG, SSC – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten memprediksi beban puncak listrik pada momentum Natal dan tahun baru akan mengalami penurunan. Prediksi pada Natal turun hingga 30 persen dan tahun baru pada 1 Januari 2020 mencapai 50 persen.

General Manager PLN UID Banten Doddy B. Pangaribuan menyatakan, salah satu penyebab menurunnya beban puncak listrik di Banten pada Natal dan Tahun Baru ini lantaran, menurunnya aktivitas industri karena masa liburan.

“Untuk beban puncak normal saja, untuk di PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten mencapai 3.700 MW (megawatt). Nah, untuk di Natal merosot mencapai 30 persen atau sekitar 2.500 megawatt. Sedangkan untuk di 1 Januari 2020 mendatang turun juga hingga 50 persen. Dengan berarti, berpengaruh pada penjualan kami ini,” kata Doddy kepada awak media pada Apel Siaga yang dihadiri 209 Petugas Pelayanan Teknik gabungan dari seluruh PLN UP3 di Banten, PDKB dan SCADA,” Jumat (20/12/2019).

Ia mengaku, turunnya beban puncak listrik ini, lantaran banyaknya perusahaan maupun pabrik yang telah mengurangi produksi saat liburan Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, kelebihan daya dapat dialihkan untuk kegiatan dan acara-acara liburan Natal dan Tahun Baru 2020.

“Kondisi ini terjadi karena pada kondisi tersebut industri, perkantoran serta pusat-pusat bisnis yang biasanya yang mengkonsumsi tenaga listrik sangat besar, pada saat libur berhenti beroperasi,” akunya.

Doddy menjelaskan, berdasarkan kondisi tersebut, pasokan tenaga listrik selama periode Natal dan Tahun Baru kali ini pada sistem kelistrikan di Banten dalam kondisi aman dan terkendali. Bahkan ia memastikan tidak ada hal apapun yang menganggu masyarakat.

“Saya pastikan tidak ada kendala untuk pasokan listrik untuk di wilayah Banten,” pungkasnya. (Ully/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here