SERANG,SSC – Antrean pemudik di Pelabuhan Merak yang terjadi hingga mencapai jalan tol masih menjadi persoalan dihampir setiap arus mudik lebaran.  Untuk mengatasi antrean itu tahun 2018, PT. Marga Mandala Sakti (PT. MMS), pengelola jalan tol Tangerang Merak, akan melakukan beberapa langkah antisipatif.

“Jika terjadi antrean di Merak maka akan dilakukan penampungan kendaraan di jalan Cikuasa sampai pertigaan akses Tol Merak. Transaksi gardu exit Gerbang Tol Merak dihentikan sementara (buka-tutup) dan akan dibuka kembali saat jalan Cikuasa bisa menampung kembali,” ungkap Presiden Direktur PT MMS,  Krist Ade Sudiyono pada  kegiatan press conference bertema ASTRA Tol Tangerang-Merak Siapkan Layanan Lebaran 2018 dan Dukung Wisata Banten di Kantor Operasional Ciujung (24/5/2018).

“Pengguna jalan tol diimbau untukistirahat di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 43 dan KM 68arah Merak, dan kendaraan disortir untuk dialihkan keluar ke Gerbang Cilegon Timur atau Cilegon Barat. Jika terjadi antrean ke Cilegon Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Cilegon Barat. Jika terjadi antrean di Gerbang Serang Timur maka akan dilakukan pengalihan sebagian kendaraan ke Gerbang Serang Barat, ” papar Krist.

Strategi lain juga akan dilakukan jika  antrean di dalam tol tak bergerak. Sistem lawan arus akan dibuka untuk mengatasi kondisi tersebut.

“Bila dalam kondisi diperlukan sistem lawan arus atau contraflow, petugas telah menyiapkan titik rencana contraflow yang diupayakan pengaturan pengalihan arus lalu lintas ke gerbang tol terdekat” tuturnya.

Dari data yang dilansir,  MMS memprediksi volume kendaraan pemudik tahun ini meningkat sebesar 5,6 persen  dibandingkan tahun 2017.  Kendaraan pemudik yang tercatat 151.808 kendaraan di tahun lalu,  kini diprediksi akan meningkat hingga 163.758 kendaraan pada puncak arua mudik. (Ronald/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here